Showing posts with label steven liauw. Show all posts
Showing posts with label steven liauw. Show all posts

Tuesday, November 12, 2019

Friday, May 29, 2015

Seminar DEPOK: Mengungkap Tipu Muslihat Iblis dalam Menyesatkan Gereja


KOMUNITAS DEPOK KEMBALI MENGADAKAN SEMINAR PADA HARI
SABTU, 30-5-2015
Jam 09:00-15:00
(GRATIS)
Disediakan makan siang dan coffee break
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
PEMBICARA: Dr.Steven Einstain Liauw, D.R.E. TH.D.

SEMINAR TINGGAL 2 HARI LAGI !!!
------------------------''"----------------------------
Jangan lupa untuk segera mendaftarkan diri bagi anda yg berdomisili didaerah depok dan sekitarnya.
Tempat terbatas!
Akan diadakan seminar dengan tema "MENGUNGKAP TIPU MUSLIHAT IBLIS DALAM MENYESATKAN GEREJA!"

Bertempat di GBIA KOMUNITAS DEPOK.
Jln mawar no 4
Depok lama (seberang RS Hermina Depok)
Untuk pendaftaran:
1-sdri Kensy hp 0838.9770.2616
2-bpk Mangasi Pandiangan hp 0813.1029.3886

Diselenggarakan oleh: GBIA Komunitas Depok dan http://www.kristenalkitabiah.com
Didukung oleh: Radio Berita Klasik AM 828 http://www.graphe-ministry.org

Monday, April 29, 2013

Iman Pemberian Allah atau Respon Manusia?

Orang Kristen yang percaya Alkitab mempercayai apa yang Paulus katakan dan ajarkan, bahwa "keselamatan" adalah "oleh iman kepada Kristus Yesus" (2 Tim. 3:15). Kebenaran ini bukan hanya satu dua kali diserukan, tetapi berulang kali diajarkan dan ditekankan oleh penulis-penulis yang terinspirasi. Jadi, iman adalah komponen yang sangat penting dalam keselamatan, yaitu menjadi syarat keselamatan. Oleh karena pentingnya iman dalam keselamatan, sangatlah penting bagi orang percaya untuk memahami secara persis tentang iman itu sendiri.

Dalam artikel pendek ini, isu yang dibahas adalah mengenai asal usul iman. Apakah iman berasal dari Allah sebagai suatu pemberian, ataukah iman adalah respons manusia, suatu tanggung jawab individu? Isu ini adalah sesuatu yang memisahkan antara Kalvinis dan non-Kalvinis.

Kalvinisme mengusung konsep bahwa keselamatan seseorang sebenarnya ditentukan oleh Allah dalam kekekalan melalui dekrit rahasia. Penentuan Allah atas keselamatan seseorang ini bersifat tidak bersyarat (unconditional election). Jadi, dalam Kalvinisme, seseorang yang dipilih untuk diselamatkan, akan dilahirbarukan (tanpa dapat ditolak, irresistible grace), dan kemudian pasti akan menjadi percaya, atau dengan kata lain dibuat menjadi percaya. Dengan demikian, posisi Kalvinis secara alami adalah bahwa iman, atau percayanya seseorang, itu sebenarnya tergantung kepada Allah. Kalau Allah memilih seseorang, maka Allah akan melahirbarukannya, dan ia akan percaya. Percaya atau iman adalah salah satu dari mata rantai tindakan Allah pada diri orang pilihan. Oleh karena itu, Kalvinis mengatakan bahwa iman adalah karunia atau pemberian Allah.

Friday, September 28, 2012

Debat Terbuka: Kalvinisme Apakah ALKITABIAH?



Debat Terbuka: Kalvinisme Apakah ALKITABIAH? (membahas 2 point TULIP yaitu Unconditional Election dan Once Saved Always Save / Perseverance of the Saints) antara Pihak Kalvinis Budi Asali, M.Div dan Esra Soru, M.Pdk dengan Kristen Fundamental / Independent Baptist Dr. Steven Einstain Liauw, Th.D dan Andrew Monroe Liauw, M.Th di STT GITS, Sunter. 

DVD (6 cd) selengkapnya dapat di pesan ke www.graphe-ministry.org dengan harga Rp 120.000,00. Telepon ke (021)-6471-4156.

Kata-kata Penutup dari Suhento Liauw, Th.D selaku pihak penyelenggara/tuan rumah, Rektor STT Graphe dan Gembala GBIA Graphe.

Tuesday, August 07, 2012

Debat Terbuka: CALVINISME vs Kristen Fundamental

Doakan dan Hadirilah

COMING SOON

Debat  TERBUKA

 VS 
Calvinisme vs Kristen Fundamental

Tema: Calvinisme, Apakah Alkitabiah?

sesi 1 :  Unconditional Election  (= Pemilihan yang tidak   bersyarat).

Ini mengajarkan bahwa dari permulaan segala jaman, sebelum segala sesuatu ada,
Allah sudah menetapkan / memilih orang-orang tertentu untuk selamat / masuk surga,
dan orang-orang yang lain untuk binasa / masuk neraka.
Penentuan / pemilihan ini dilakukan semata-mata berda-sarkan kehendak Allah,
bukan karena apa yang ada atau yang akan ada dalam diri manusia.

sesi 2 :  Perseverance of the Saints (= Ketekunan orang-orang kudus).

Ini mengajarkan bahwa sekali seseorang menjadi orang kristen yang sejati
dan diselamatkan, ia tidak akan berhenti menjadi orang kristen / murtad,
dan ia tidak mungkin kehilangan keselamatannya.

Friday, April 27, 2012

MEMBANTAH KOMPROMI

Rasul  Paulus  menasihati  Timotius untuk menghindari “omongan yang kosong  dan  yang  tidak  suci  dan pertentangan-pertentangan  yang  berasal dari apa yang disebut pengetahuan” (1 Tim. 6:20).  Frase  “apa  yang  disebut  pengetahuan”  berasal  dari  bahasa  Yunani pseudonumos gnosis (ψευδώνυμος γνῶσις), atau  bisa  juga  kita  sebut  pseudo-science, “science  falsely  so  called”  (KJV),  sesuatu yang seolah-olah adalah  ilmu pengetahuan sejati,  tetapi yang  sebenarnya bukan.

Alkitab  mengklaim  dirinya  sebagai kitab yang diinspirasikan oleh Allah sendiri (2 Tim. 3:16), melalui kerja Roh Kudus di dalam  para  penulis manusia  (2 Pet.  1:21). Jadi,  walaupun  manusia  yang  menjadi penulis perantaranya, Allah  adalah penulis sejatinya. Oleh  sebab  itulah Alkitab maha benar,  karena  Allah  sebagai  penulisnya adalah  maha  benar.  Semua  pengajaran Alkitab  selalu benar,  seratus persen,  tanpa kesalahan sedikitpun. “Semua firman Allah adalah murni” (Ams. 30:5), termasuk di dalam hal ilmu pengetahuan. Alkitab memang bukan  buku  yang  ditulis  khusus  untuk berbicara  mengenai  ilmu  pengetahuan, tetapi semua referensi di dalam Alkitab yang berkaitan dengan sains adalah benar. Allah yang menciptakan hukum-hukum  alam  itu sendiri  tidak  akan  berbuat  kesalahan mengenai hukum-hukum  tersebut.