Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts
Showing posts with label RENUNGAN. Show all posts

Sunday, June 11, 2017

MAKSUD-MAKSUD DARI INKARNASI

Oleh G. Campbell Morgan, D.D., Pastor Kapel Westminster, London, England
PRAKATA
Judul dari meditasi ini menandai keterbatasannya, dan menunjukkan  jangkauannya. Ini bukanlah suatu usaha pembelaan pernyataan  Perjanjian Baru yang berbunyi,  “Sabda telah menjadi daging”.   Hal itu dianggap pasti benar.
Tambahan lagi, di sini tidak terdapat suatu usaha untuk menjelaskan metode Misteri Kudus. Itu diakui sebagai Misteri: sebuah fakta yang berada diluar jangkauan pengertian atau penjelasan manusia. Jangkauannya adalah mempertimbangkan dalam garis besar persiapan pengajaran sederhana  Perjanjian Baru mengenai  maksud-maksud  dari Inkarnasi. 

Friday, April 28, 2017

MENABUR MENUAI

7 Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu
juga yang akan dituainya.
8 Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi
barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu.
 9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.  
10 Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang,
tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman. (Gal 6:7-10 ITB)

Apakah Hukum Karma Itu?
Banyak orang bertanya kepada saya, “apakah kekristenan mengenal hukum karma?” Dan saya menjawab mereka bahwa prinsip kekristenan ialah hukum tabur tuai, bukan hukum Karma. Dan biasanya mereka langsung bertanya, apa bedanya?

Tuesday, August 16, 2016

Bolehkah Anak-anak Bermain Pokemon Go?

Dunia permainan sedang digemparkan oleh pemunculan sebuah game yang sangat seru. Namanya adalah Pokemon Go. Pengguna permainan ini harus mencari berbagai jenis Pokemon yang tersebar di berbagai tempat. Setiap penemuan satu Pokemon dihargai dengan skor yang berbeda-beda, tergantung pada jenis Pokemon yang ditangkap. Semakin langka Pokemon yang ditangkap, semakin besar pula nilai yang diperoleh.

Permainan ini langsung mendapat respons yang luar biasa dari para gamers. Tidak sampai sebulan sejak peluncurannya, Pokemon Go langsung menjadi sebuah fenomena internasional. Bahkan penduduk dari beberapa negara yang belum mendapat jatah peluncuran pun menggunakan berbagai cara agar permainan ini dapat segera dinikmati. Indonesia adalah salah satunya. Sebelum Pokemon Go resmi diliris, banyak orang Indonesia yang sudah mampu mengunduh permainan ini dan memainkannya.

Friday, April 22, 2016

Renungan Doktrinal: KARTINI dan WANITA KRISTEN



Pada saat penciptaan Allah menciptakan Adam, kemudian Ia menciptakan Hawa sebagai penolong Adam. Dan kemudian manusia jatuh ke dalam dosa, selanjutnya hubungan pria dan wanita di berbagai suku bangsa tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Melalui Rasul Paulus yang terilhami Roh Kudus, dikatakan bahwa istri harus tunduk kepada suami, dan suami harus mengasihi istri, kepala rumah tangga adalah suami (Ef.5:22,25). Ayah yang baik selalu menasehati anak-anaknya untuk mengasihi ibu mereka dan memberi contoh. Ibu yang baik selalu menasehati anak-anaknya untuk tunduk kepada ayah mereka dan memberi contoh. Ini adalah pola keluarga yang Tuhan mau. Tentu tidak berarti istri tidak boleh usul atau berargumentasi, tetapi kepala keluarga adalah suami, dan suami adalah the last decision maker. Dan bisa saja dalam prakteknya ada banyak istri yang lebih pintar dan lebih jago dari suaminya. Tetapi Tuhan tidak mau karena adanya hal-hal itu pola yang ditetapkannya dirusak.

Tuesday, November 17, 2015

Ciri-ciri Orang yang cinta pada kebenaran

1. Mencari kebenaran.
Mencari kebenaran, adalah salah satu ciri orang yang cinta kebenaran, jika anda adalah orang yang sudah lahir baru, maka anda harus terus mencari kebenaran (Matius 6:33). Kebenaran akan terus disingkapkan kepada setiap orang yang mau mencari, dan ketika anda menemukannya maka anda diperhadapkan kepada pilihan, taat kepada kebenaran yang sudah anda temukan ataukah anda mau melawan atau mengabaikan kebenaran. Jika anda melawan/mengabaikan kebenaran, bisa dipastikan anda adalah orang yang tidak cinta kepada kebenaran bahkan bisa jadi anda belum sungguh-sungguh lahir baru. Karena orang yang sudah lahir baru adalah orang yang di dalam hidupnya selalu untuk kebenaran (2 Korintus 13:8). Orang yang cinta kebenaran pasti berani mengambil keputusan untuk kebenaran, apapun resikonya.

2. Rindu orang lain diselamatkan.
Orang yang sudah lahir baru pasti rindu agar orang lain juga bisa menemukan kebenaran dan diselamatkan, dalam Roma 9:2-3, sikap inilah yang dilakukan oleh Paulus. Setelah diselamatkan Paulus sedih ketika melihat kaum sebangsanya yang belum percaya, banyak kaum sebangsanya yang menolak kebenaran, sikap inilah yang mendukakan hati Paulus. Kesedihan Paulus menunjukkan bahwa dia sangat rindu kaum sebangsanya menerima kebenaran yang ia beritakan. Apakah anda rindu supaya orang lain diselamatkan? Kerinduan ini tidak mungkin ada di dalam hati orang yang belum diselamatkan, karena itu pastikan terlebih dahulu anda menerima kebenaran itu dan diselamatkan. Jika hal-hal ini tidak ada dalam diri anda, sangat mungkin anda orang yang tidak cinta pada kebenaran.

3. Taat kepada perintah Tuhan.
Orang yang cinta kebenaran pastilah orang yang sudah diselamatkan, dan orang yang sudah diselamatkan pasti mengasihi Tuhan dan taat kepada perintah Tuhan (Yohanes 14:15). Orang yang cinta pada kebenaran akan melakukan Semua perintah Tuhan yang tercatat di dalam Alkitab, meskipun itu sulit. Misalnya: Selalu merenungkan Firman Tuhan (Yosua 1:8; Maz. 1:2); Senantiasa berdoa (2 Tes. 5:17); melakukan separasi dari ajaran-ajaran (doktrin) yang sudah jelas tidak sesuai dengan Firman Tuhan dan tidak menjadi serupa dengan dunia (Roma 12:2) dan sebagainya. Terkadang sulit untuk dilakukan tetapi, tetapi mana yang anda pilih? Taat karena anda cinta kepada kebenaran ataukah sebaliknya? Jika anda tidak taat terhadap perintah Tuhan, bisa dipastikan anda adalah orang yang tidak cinta pada kebenaran.

James Papuas, BBS

Tuesday, November 10, 2015

PERAN IBLIS DI AKHIR ZAMAN

Malaikat di Sorga bersorak-sorai ketika seorang berdosa bertobat (Luk. 15:10). Sebaliknya tentu Iblis mengucapkan sumpah serapahnya karena merasa kehilangan seorang pengikut yang akan menemani mereka di neraka. Pada masa Perjanjian Lama Iblis berusaha untuk menyesatkan manusia dengan mengacaukan konsep keselamatan yang sudah Tuhan ajarkan kepada manusia, yaitu dengan memerintahkan ibadah pengorbanan domba, Allah berusaha menutup kemungkinan munculnya konsep penyelesaian dosa yang akan dimunculkan Iblis. Iblis menawarkan konsep penyelesaian dosa tanpa pencurahan darah, misalnya dengan berbuat amal, sesajian yang berupa berbagai makanan (hasil tanaman seperti yang dilakukan Kain).

Beberapa kalangan masyarakat primitif ditemukan dalam bentuk-bentuk penyembahan tersembunyi dalam mengorbankan manusia. Iblis sengaja mengacaukan konsep penggantian (substitution) juruselamat simbolik dengan domba (binatang bersih) melalui penggantian manusia langsung atau edngan hasil tanaman. Penolakan akal sehat terhadap upacara pengorbanan manusia akan mengacaukan program Allah yang sedang merencanakan penghukuman atas dosa seisi dunia pada diri Kristus.

Friday, September 18, 2015

Hukuman Ilahi Terhadap Kejahatan Sodom dan Gomora

Alkitab  menceritakan  akhir  tragis kota-kota di Lembah Yordan (Ul 29:23),  yang  terkenal  di antaranya adalah  Sodom  dan  Gomora. Allah menurunkah  hujan  belerang dan api dan menghanguskan Lembah Yordan. Abraham  yang melihat dari kejauhan menggambarkannya  sebagai asap  dari dapur   peleburan (Kej. 19: 28). Ini adalah malapetaka yang dari dulu dan sampai  sekarang hanya  terjadi  sekali waktu itu  saja.  Sedemikian  mengerikan penghakiman  Tuhan,  hingga  orang pasti bertanya-tanya, apa dosa yang mengakibatkannya? Mengapa Tuhan sampai membumihanguskan  seluruh daerah  itu?

Allah berkata bahwa dosa Sodom dan Gomora sangat banyak dan berat (Kej. 18:20).  Salah  satu dosa  mereka adalah  homoseksualitas.  Seluruh  lelaki kota itu hendak  memperkosa  dua malaikat (bergender  maskulin; enosh) yang Tuhan utus ke Sodom. Dan tidak ada  satu  lelakipun yang  tidak turut dalam  kebejatan  itu,  dari  yang  muda hingga yang tua (Kej. 19:4). Mereka berencana  untuk memperkosa dua laki-laki  pendatang  dan  mengancam Lot dengan kekerasan, adalah bukti kebejatan kota  Sodom  dan  sekitarnya.

Friday, August 07, 2015

7 Janji Anugerah Di Masa Depan Untuk Melawan Kekhawatiran

Janji #1: ”Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?” (Matius 6:25)

Ini adalah sebuah argumen tentang yang lebih besar dan yang lebih kecil. Jika Allah bisa melakukan hal yang lebih besar; maka Dia juga bisa melakukan hal yang lebih kecil. Dalam ayat ini,  hal yang lebih besar adalah Allah telah memberikan kepada kita kehidupan dan tubuh. Kedua hal ini jauh lebih komplek dan sulit untuk dipelihara daripada sekedar penyediaan pakaian. Namun Allah telah melakukannya. Karena itu, betapa jauh lebih mudah bagi Allah untuk dapat menyediakan makanan dan pakaian bagi kita. Terlebih lagi, apapun yang terjadi, Allah akan membangkitkan tubuh Anda suatu hari nanti dan memelihara hidup Anda untuk persekutuan kekal-Nya.

Sunday, August 02, 2015

10 Alasan Mengapa Orang Meninggalkan Gereja

KristenAlkitabiah.com - Mengapa banyak orang meninggalkan gereja? Saya menerima banyak pertanyaan tentang fenomena ini dan banyak dari mereka meminta saya agar mengangkat masalah ini dan memberikan pemikiran yang terbaik untuk masalah ini.

Persoalan yang menimbulkan luka dan air mata menjadi alasan mengapa mereka pergi, dan biasanya hal itu mempengaruhi banyak orang dari semua generasi dan perjalanan hidup mereka. Bahkan alasan-alasan yang saya kumpulkan adalah masalah yang pernah membawa saya menjauh dari gereja ketika berumur 20 tahun.

Berikut ini ada sepuluh alasan mengapa banyak orang “Kristen” meninggalkan gereja mereka (terlepas dari banyaknya orang yang meninggalkan gereja dengan alasan yang dicari-cari dan tidak alkitabiah) :

1. Orang meninggalkan gereja ketika mereka tidak mendapatkan sebuah komunitas.
Ini adalah salah satu alasan mengapa orang akan mendatangi gereja sebagai tempat pertamanya dan juga menjadi alasan mengapa mereka meninggalkan gereja. Orang menginginkan komunitas, dan gereja diciptakan Tuhan agar menjadi kommunitas keluarga Allah. Banyak dari kita lelah melakukan rutinitas kita sendiri dan mencari hubungan yang jujur, erat dan setia. Hal ini seharusnya menjadi tujuan pokok dari gereja yakni membangun komunitas rohani. Mengapa? KeKristenan tidak pernah dimaksudkan untuk hidup dalam konteks terpisah, terisolasi, tetapi lebih pada dalam konteks komunitas.

Wednesday, July 29, 2015

10 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Injil Sejati

1. KATA “INJIL” BUKANLAH MENGACU PADA SALAH SATU JENIS MUSIK; MELAINKAN INJIL BERARTI “BERITA BAIK”
Kata Injil aslinya adalah sebuah pengumuman untuk publik yang diterima sebagai berita baik. Ketika Gereja mengambil kata tersebut, mereka mengumumkan pesan keselamatan di dalam Yesus Kristus sebagai berita baik. Mereka mengajak orang-orang untuk bertobat dan bergabung di dalam kerajaan Allah. Dalam bahasa Yunani bertobat artinya merubah pola pikir terhadap sesuatu. Saat mengajak orang untuk bertobat orang Kristen mula-mula berkata “Ubahlah pola pikirmu tentang Tuhan dan tentang cara hidupmu. Kebutuhan akan perubahan tersebut cocok dengan cerita tentang apa yang telah Yesus perbuat, sehingga mereka memberitakan tentang pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan untuk membagi Injil. Baca Markus 1:15.

2. INJIL BUKAN HANYA MENGENAI DOSA.
Seringkali ketika orang mendengar tentang Injil mereka berpikir penekanannya adalah dosa atau lebih utamanya pengampunan akan dosa. Hal tersebut sebenarnya adalah bagian dari cerita, lebih pentingnya adalah apa yang terjadi sebagai akhir dari dosa yang diampuni. Itu adalah perbaikan permanen/tetap di dalam hubungan dengan Tuhan yang adalah kunci utamanya. Injil adalah tentang pendamaian terhadap pengampunan yang akan membawa kepada berita baik/Injil. Baca Efesus 2 :11-22.

Friday, October 31, 2014

HARTA KARUN KEKRISTENAN

Motivasi yang murni, moral yang tinggi, dan pengajaran yang benar, adalah harta karun kekristenan sejak diletakkan dasarnya oleh para Rasul. Tiga sukat gandum tersebut adalah nilai kekristenan yang tidak terhingga. Jika kekristenan serius menjaga ketiga harta karun tersebut, maka kekristenan akan tetap bernilai tinggi di mata setiap manusia. Motivasi yang tertuju pada hanya untuk menyenangkan hati Tuhan sambil menyingkirkan semua godaan materi, jasmani dan duniawi, adalah harta karun pertama kekristenan.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengar ahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil.3:13-14).

Saturday, October 25, 2014

Gereja dan Pornografi

22 Oktober 2014 | Ruth Odia

Sebuah survei baru dari Proven Men Ministries (Pelayanan Pria Teruji) mengklaim bahwa 77 persen pria Kristen berusia antara 18-30 tahun melihat pornografi setidaknya bulanan.

Joel Hesch, pendiri Proven Men Ministries berdasar Alkitabiah baru-baru ini menugaskan suatu survei yang dilakukan oleh Barna Group dengan sampel 388 yang identifikasi-diri-nya pria dewasa Kristen. Temuan mengejutkan mengungkapkan bahwa sebagian besar pria Kristen melihat pornografi secara teratur dan bahwa ada tingkat tinggi penggunaan dan kecanduan. Kemudian ada juga dampak negatif yang tak terelakkan pada institusi pernikahan yaitu banyak orang terdorong untuk perselingkuhan, fenomena peningkatan yang juga mempengaruhi laki-laki dalam kepemimpinan Kristen di panggung global.

Sayangnya, pornografi adalah salah satu dari isu-isu yang jarang ditangani secara komprehensif dan sistematis dalam gereja, baik di mimbar atau melalui forum lain. "Sangat jelas bahwa pornografi adalah salah satu masalah terbesar yang belum terselesaikan di gereja," kata Hesch.

Tuesday, May 27, 2014

MENJADI PENGIKUT YANG MELEK

Judul di atas terdengar lebih membebani  pihak  pencari  kebenaran,  bukan  pada  pemimpin  atau  gereja yang menyediakan kebenaran. Sebenarnya jika  tidak  ada  gereja  yang  betul-betul menyediakan kebenaran,  maka  pencari  kebenaran  akan  mengalami  kesulitan untuk  menemukan  kebenaran.  Kalau gereja  tidak  mendorong  orang-orang yang  datang  untuk  mengerti  kebenaran dan  menjadi  pengikut yang  melek, melainkan dengan sengaja membakar emosi  mereka  bahkan  memanipulasi emosi  hadirin maka  pengunjung  tidak mungkin menjadi pengikut  yang  melek, melainkan akan  menjadi pengikut  yang membabi  buta.

Sifat  Sebuah  Gereja
Sifat sebuah gereja sesungguhnya tergantung  pada  motivasi  gereja  itu didirikan. Sedangkan motivasi sebuah gereja didirikan tentu  tergantung  pada filosofi  sang  pendiri  tentang  gereja. Kalau bagi sang pendiri, gereja adalah institusi  untuk  menyelamatkan  jiwa-jiwa yang  terhilang, dan  tempat  untuk mengajarkan  kebenaran  illahi, maka penekanan gereja tersebut akan pada Injil  yang  benar  yang sungguh-sungguh akan menyelamatkan setiap  orang yang mengimaninya, dan gereja tersebut  juga  akan senantiasa  mengedepankan  pengajaran  kebenaran.

Saturday, February 15, 2014

Hal yang Diajarkan oleh Bencana Alam kepada Kita

Pada awal tahun 2014 ini, Indonesia dilanda oleh begitu banyak bencana alam. Kita yang di Jakarta mengalami banjir yang menewaskan orang, membawa kerugian yang tidak kecil, dan membuang waktu berhari-hari. Warga di Manado mengalami bencana serupa, bahkan banjirnya lebih hebat daripada yang di Jakarta. Arus air bagai air bah menelan rumah penduduk dan melumpuhkan seluruh kota. Warga di sekitar Gunung Sinabung disiksa oleh letusan yang berlangsung sudah enam bulan. Abu vulkanik menghancurkan pertanian dalam radius berkilo-kilo meter, melumpuhkan ekonomi, dan menyebabkan kelaparan. Awan panas yang bersuhu ratusan derajat Celcius menewaskan belasan jiwa. (Derita banyak orang karena Erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur yang berdampak sampai ke Jogja, Solo, Klaten dan sekitarnya-Red) Sungguh mengerikan. Apa yang diajarkan oleh bencana alam kepada kita?

Wednesday, July 24, 2013

RAHASIA UMUR PANJANG

Ams 4:10 (5-11) Dengarlah hai putraku dan terimalah perkataanku, maka umur hidupmu akan menjadi banyak (TL: dilanjutkan)

I. PENDAHULUAN

Tulang Elisa - Menurut pikiran manusia, umur panjang ditentukan tubuh yang sehat, pemeliharaan kesehatan yang baik, keuangan yang cukup, dan hidup yang baik dan seimbang. Bahkan sekarang muncul banyak obat-obatan seperti growth hormon campuran protein-protein tertentu, kombinasi makanan dll untuk mengerem proses menua, supaya awet muda, hidup makin lama.

Tetapi yang menentukan umur adalah Allah!
Ay 12:10 bahwa di dalam tanganNya terletak nyawa segala yang hidup dan nafas setiap manusia? (1Sam 2:6)
Sebab itu yang terutama untuk mendapatkan umur panjang kita harus takut akan Allah, tetapi pemeliharaan tubuh yang patut juga harus dilakukan, tidak boleh mencobai Tuhan (njarak) Mat 4:7.
Mrk 6:31, Dan Ia berkata kepada mereka: “Asingkanlah dirimu ke tempat yang sunyi, dan beristirahatlah sebentar.” Sebab banyaklah orang yang datang dan pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat.
“Beristirahat sebentar” adalah prinsip memelihara kesehatan dengan baik. Tuhan, menyuruh murid-murid mengerjakannya.

Tuesday, September 04, 2012

AKU AKAN MEMBANGUN JEMAAT-KU


"Dan Aku pun berkata kepadamu: engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaatKu dan alam maut tidak akan menguasainya." (Matius 16:18)

Kalimat “Aku akan mendirikan” sangat penting di dalam pernyataan ini. Subyek dari kalimat tersebut adalah Tuhan. Predikatnya adalah simple predivative (bersifat nubuatan pada masa yang akan datang). Kata kerja ini digunakan sedikitnya 20 kali diberbagai perikop yang mengindikasikan pembangunan orang orang percaya atau jemaat. Misalnya Lukas mengatakan di dalam Kis. 9:31, “…Jemaat itu di bangun”, Paulus mengatakan di dalam Ef. 4:12, “…bagi pembangunan tubuh Kristus.” Baik etitimologi atau penggunaan kata, oikodomein mengindikasikan kata ini berarti “membangun” (“to edify”), “memperkuat” (“to strengthen”), atau “menambah, membangun, meneguhkan” (“to buildup”), dan itulah ungkapan yang di gunakan Kristus di dalam pernyataan klasiknya: “Aku akan membangun jemaatKu.”

Bagaimana cara Kristus membangun (“to edify”) jemaatNya?
Alkitab menjawab pertanyaan ini dengan cara yang sangat jelas dan terang. Dalam rangka membangun ekklesia-Nya, Kristus memberikan beberapa vitamin rohani:

1. Pembangunan dengan Disiplin Jemaat. Dalam matius 18:17, yang menyatakan, “Jika tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah ia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.” Demikian pula halnya dengan rasul Paulus menerapkan disiplin ini dalam jemaat Korintus (Korintus 5:1-13). Semua penjelasan Alkitab menyetujui bahwa hal ini merupakan perintah Kristus mengenai disiplin jemaat. Displin jemaat ini berfungsi untuk menjaga kemurnian jemaat agar tetap kudus dan tak bercacat. Dengan demikian jemaat dapat memberikan kesaksian yang baik, bukan saja dalam hal pengajaran/doktinal melainkan dalam hal etika maupun moral yang menyangkut kehidupan individual dalam jemaat sehari-hari.

2. Pembangunan dengan Pemberian Roh Kudus. Pemberian Roh Kudus pada hari Pentakosta adalah untuk regenerasi (lahir baru) dan otentikasi (pembuktian) serta akreditasi (pengakuan).
Lahir baru merupakan janji rohani dalam Perjanjian Baru yang disahkan Kristus di dalam Matius 26:26 dst. Dan dinyatakan di dalam Yer. 31 dan Yeh. 36. Misalnya Yehezkiel menubuatkan:

"Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.

Wednesday, July 18, 2012

Di Balik “Kenikmatan” Tayangan Kuliner

Kuliner. Beberapa tahun terakhir, banyak orang Indonesia berlatah dengan kata ini. Kata yang diserap dari Perancis (culinaire) ini telah menggeser kata lokal, “boga”, yang dahulu pernah populer dipakai untuk menyebut hal yang berkaitan dengan aktivitas terkait makanan.

Tuesday, June 12, 2012

13 Barometer Pertumbuhan Rohani


Cakka.web.id - Banyak orang tidak sadar hidupnya jauh dari kehendak Tuhan, sampai mereka berada dalam masalah besar. Sangat mudah untuk menyimpang dari jalan yang Tuhan telah tetapkan bagi hidup kita, karena itu sangatlah bijaksana bila sesekali kita memeriksa diri, apakah kita benar-benar sedang bertumbuh atau tidak sama sekali. Pertumbuhan rohani adalah satu hal yang rumit untuk diukur kemajuannya.

Dalam II Petrus 3:14 kita terpanggil ”untuk berusaha supaya kedapatan tak bercacat dan tak ternoda dihadapannya, dalam perdamaian dengan Dia.” Yang dimaksud Petrus dengan kata “berusaha” adalah harus selalu waspada, yaitu pikiran kita terfokus pada perkembangan kita di dalam Kristus. Dan dalam II Petrus 3:18, Alkitab menuntut setiap orang percaya bertumbuh dalam pengenalan akan Juruselamat, Tuhan Yesus Kristus. Namun, bagaimanakah cara terbaik untuk dapat mengukur pertumbuhan itu? Bagaimana kita tahu kita sedang bertumbuh?

Monday, November 21, 2011

BAGAIMANA DENGAN MEREKA YANG TIDAK PERCAYA YESUS SECARA PRIBADI?

Apakah semua orang yang tidak beriman kepada Kristus akan masuk neraka, apa itu neraka, dan apakah penghakiman itu kekal sifatnya, adalah topik-topik yang penting dalam pemberitaan Injil. Apakah Allah "menyelamatkan sebagian orang yang tidak pernah beriman kepada Yesus Kristus?" Alkitab mengatakan sama sekali tidak! Efesus pasal dua memberitahu kita tentang kondisi setiap individu di luar iman yang menyelamatkan dalam Kristus Yesus. Dia mati dalam pelanggaran dan dosa (ay. 1), dikuasai dan hidup menurut kuasa Setan (ay. 2), orang durhaka (ay. 2), menuruti hawa nafsu daging (ay. 3), pada dasarnya orang yang harus dimurkai (ay. 3), tanpa Kristus (ay. 12), tidak mendapat bagian dalam janji Allah (ay. 12), TANPA PENGHARAPAN (ay. 12), TANPA ALLAH DI DALAM DUNIA (ay. 12), jauh dari Allah (ay. 13). Alkitab sama sekali tidak memberikan pengharapan bagi mereka yang mati tanpa iman pribadi kepada Kristus. Tuhan Yesus Kristus telah menuntaskan masalah ini sebelum kitab Efesus ditulis. Dalam percakapanNya dengan Nikodemus, Kristus mengatakan dengan tegas, "Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah" (Yoh. 3:3). Nikodemus adalah seorang Yahudi yang sangat beragama dan tulus, dan jikalau ada tipe orang yang bisa ke Surga tanpa lahir kembali, mestinya itu adalah orang seperti dia. Yesus Kristus mengatakan bahwa itu tidak akan terjadi. Dalam percakapan yang sama Yesus mengatakan, "Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia TELAH BERADA DI BAWAH HUKUMAN, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah" (Yoh. 3:18), dan "Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya" (Yoh. 3:36). Puji Tuhan untuk keselamatan penuh yang dibeli oleh darah Yesus Kristus bagi semua yang mau berseru kepadaNya dalam pertobatan dan iman. Allah ADALAH BAIK; Dia membayar harga penuh keselamatan dengan diriNya sendiri. Kita berdosa, tetapi Allah menderita menggantikan kita. Tidak ada tuduhan ketidakbenaran yang dapat dilontarkan kepada Allah. Marilah kita yang mengenal Tuhan tidak bersalah dalam hal malas memberitakan Injil ke segala penjuru bumi.

Monday, November 14, 2011

Kristen Tak Perlu IMB Tempat Ibadah


BEDA KONSEP  ISLAM DENGAN KRISTEN
Kekristenan di  Indonesia, dan mungkin di seluruh negara Islam, terkontaminasi konsep  Islam. Semua  ini  akibat dari para pemimpin  Kristen  yang  tidak  paham tentang  hakekat  kekristenan  itu  sendiri. Bahkan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) menerjemahkan  Ibrani  10:25,  dengan menambahkan  kata  “ibadah”  ke  dalam kalimat yang sesungguhnya tidak ada kata itu di dalam bahasa aslinya.
Orang Kristen harus  tahu bahwa kita sekarang  sudah  berada  di  Zaman  Ibadah Hakekat  (ZIH)  bukan  berada  di  Zaman Ibadah  Simbolik  (ZIS)  lagi.  Bahwa  kita berada di zaman menyembah dengan hati, bukan di zaman menyembah dengan  tubuh. Bahwa kita sudah berada di dalam zaman beribadah  secara  rohaniah  dan  bersifat kebenaran,  bukan  beribadah  secara  ritual dengan berbagai upacara  lahiriah.