Showing posts with label Pornografi. Show all posts
Showing posts with label Pornografi. Show all posts

Saturday, October 25, 2014

Gereja dan Pornografi

22 Oktober 2014 | Ruth Odia

Sebuah survei baru dari Proven Men Ministries (Pelayanan Pria Teruji) mengklaim bahwa 77 persen pria Kristen berusia antara 18-30 tahun melihat pornografi setidaknya bulanan.

Joel Hesch, pendiri Proven Men Ministries berdasar Alkitabiah baru-baru ini menugaskan suatu survei yang dilakukan oleh Barna Group dengan sampel 388 yang identifikasi-diri-nya pria dewasa Kristen. Temuan mengejutkan mengungkapkan bahwa sebagian besar pria Kristen melihat pornografi secara teratur dan bahwa ada tingkat tinggi penggunaan dan kecanduan. Kemudian ada juga dampak negatif yang tak terelakkan pada institusi pernikahan yaitu banyak orang terdorong untuk perselingkuhan, fenomena peningkatan yang juga mempengaruhi laki-laki dalam kepemimpinan Kristen di panggung global.

Sayangnya, pornografi adalah salah satu dari isu-isu yang jarang ditangani secara komprehensif dan sistematis dalam gereja, baik di mimbar atau melalui forum lain. "Sangat jelas bahwa pornografi adalah salah satu masalah terbesar yang belum terselesaikan di gereja," kata Hesch.

Friday, July 02, 2010

Berita Mingguan 19 Juni 2010

80% REMAJA INGGRIS MELIHAT PORNOGRAFI
Sebuah survei di Inggris menemukan bahwa lebih dari 80% remaja berumur 14 hingga 16 tahun “secara rutin mengakses fotografi dan video pornografi keras” di komputer rumah mereka atau di telepon genggam mereka (“Third of Children,” Daily Mail, 7 Juni 2010). Lebih lanjut lagi, sepertiga anak-anak mengakses pornografi online sejak umur 10 tahun. Laporan itu mengatakan bahwa orang tua sepertinya tidak sadar akan bahaya terhadap anak-anak mereka dan dalam banyak kasus tidak mampu untuk mengimbangi anak-anak mereka yang jago komputer. Sebenarnya, para orang tua hari ini seringklai sendirinya kecanduan pornografi dan menjadi begitu bebal terhadap dosa sehingga mereka tidak peduli apa yang terjadi kepada anak-anak mereka. (Film-film hari ini yang memiliki rating-R akan dianggap pornografi beberapa puluh tahun yang lalu). Kita bertanya-tanya apakah hasilnya jika survei yang sama dilakukan di gereja-gereja yang mengaku menjunjung Alkitab.