Showing posts with label keluarga. Show all posts
Showing posts with label keluarga. Show all posts

Saturday, October 25, 2014

Gereja dan Pornografi

22 Oktober 2014 | Ruth Odia

Sebuah survei baru dari Proven Men Ministries (Pelayanan Pria Teruji) mengklaim bahwa 77 persen pria Kristen berusia antara 18-30 tahun melihat pornografi setidaknya bulanan.

Joel Hesch, pendiri Proven Men Ministries berdasar Alkitabiah baru-baru ini menugaskan suatu survei yang dilakukan oleh Barna Group dengan sampel 388 yang identifikasi-diri-nya pria dewasa Kristen. Temuan mengejutkan mengungkapkan bahwa sebagian besar pria Kristen melihat pornografi secara teratur dan bahwa ada tingkat tinggi penggunaan dan kecanduan. Kemudian ada juga dampak negatif yang tak terelakkan pada institusi pernikahan yaitu banyak orang terdorong untuk perselingkuhan, fenomena peningkatan yang juga mempengaruhi laki-laki dalam kepemimpinan Kristen di panggung global.

Sayangnya, pornografi adalah salah satu dari isu-isu yang jarang ditangani secara komprehensif dan sistematis dalam gereja, baik di mimbar atau melalui forum lain. "Sangat jelas bahwa pornografi adalah salah satu masalah terbesar yang belum terselesaikan di gereja," kata Hesch.

Sunday, December 29, 2013

10 Langkah Komitmen Berumah Tangga

Membuat komitmen, termasuk komitmen merajut kasih dengan pasangan hidup bukan hal yang sulit. Yang susah adalah menjaga komitmen tersebut agar tetap berada pada jalurnya. Komitmen yang diingkari, membuat hubungan retak dan bahkan berujung pada perceraian. Karena itu, menjaga komitmen sangat diperlukan. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaganya :

1. Jujur Pada Pasangan

Kejujuran merupakan langkah awal dalam menjalin hubungan dan menjaga komitmen. Dengan kejujuran, Anda memiliki tanggung jawab moral untuk selalu menjaga komitmen yang sudah dibuat. Kebohongan hanya akan mencederai komitmen. Menutup-nutupi dan melebih-lebihkan suatu kebenaran juga akan mengganggu komitmen. Langkah idealnya dalam hal ini adalah bersikap jujur dan apa adanya terhadap pasangan. Sikap ini akan membawa Anda berdua ke hubungan yang harmonis dan suasana penuh kebahagiaan sehingga hubungan Anda berdua tetap utuh.

Friday, February 10, 2012

Kisah Tentang Pohon Apel

Mungkin sebagian dari kita sudah sering membaca atau mendengar kisah pohon apel ini. Makna kisah yang menceritakan hubungan antara sebuah pohon apel dan seorang bocah yang kemudian beranjak dewasa ini begitu mendalam. Diibaratkan pohon apel itu adalah orangtua kita dan bocah itu adalah diri kita sendiri. Karena begitu mendalam maknanya, tim kreatif AndrieWongso.com berusaha mengilustrasikan kembali cerita sangat menarik dan mengharukan ini dalam bentuk video. 

Dengan menonton video ilustrasi yang dinarasikan oleh Andrie Wongso ini, mari kita semua merenungkan kembali betapa besarnya kasih orangtua kepada kita. Mereka telah begitu tulus dan sayang dalam membesarkan dan mendidik kita, anak-anaknya, hingga akhirnya menjadi seperti sekarang ini. Mereka telah begitu peduli terhadap kondisi kita sehingga kebutuhan kita sekecil apa pun tak pernah luput dari perhatian orangtua kita. Namun tak jarang kita menganggap bahwa cinta kasih orangtua kita tersebut adalah hal wajar, bukan sesuatu yang istimewa. Akibatnya setelah kita menjadi dewasa dan telah menerima semua itu, kita jadi melupakan dan mengabaikan orangtua. Bahkan, ada beberapa yang lalu menganggap orangtua sebagai "beban". 

 Mari kita ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut ini pada diri sendiri: Di kala orangtua kita kesepian dan merindukan kehadiran anak-anaknya, adakah kita menyadari kebutuhan mereka itu? Seberapa banyak waktu yang kita luangkan untuk menemani atau mengunjungi orangtua kita yang sudah menua? Ingatlah bahwa suatu hari nanti kita semua juga akan menjadi orangtua. Semoga kita bisa menjadi orangtua yang berbahagia dengan cara terlebih dulu mengasihi orangtua kita dengan kasih yang tulus.

Selamat menikmati video ilustrasi berikut ini!

Tuesday, July 12, 2011

Meruntuhkan Jembatan Dosa: PORNOGRAFI

Tetapi Aku berkata kepadamu bahwa siapa saja yang memandang seorang perempuan dan bernafsu kepadanya, sudahlah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Matius 5:28 KJI=King James Indonesia, Diglot Wasiat Baru KJV-KJI)

Sekarang perbuatan-perbuatan daging telah nyata, yaitu: perzinaan, percabulan, kecemaran, hawa nafsu (Galatia 5:19, KJI)

I. DEFINISI.

Definisi yang umum, hampir semua orang sudah tahu. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), Pornografi ialah 1. penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; 2. bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks.

Kita perlu definisi dari segi rohani, sebab definisi untuk pengadilan manusia berbeda disetiap daerah dan negara. Pornografi adalah semua yang berhubungan dengan ketelanjangan. Tuhan tidak menghendaki ketelanjangan (kecuali diantara suami isteri sendiri). Barang pertama yang diberikan Tuhan untuk manusia adalah baju (dari binatang korban) supaya tidak telan-jang.Kej 3:21. Manusia harus pakai baju tetapi jangan memakai mode perempuan sundal yang merangsang nafsu perzinaan. 

Thursday, July 07, 2011

Ikatan Istri Tunduk Suami

Para Istri di Dunia Islam
Seputar Indonesia, Kamis 16 Juni 2011, memuat artikel yang berjudul Ikatan Istri Taat Suami, Rambah Singapura, Buka di Indonesia. Artikel tersebut mengulas kelompok Muslim yang didirikan oleh Global Ikhwan -yang juga membentuk klub Poligami dua tahun lalu. Klub ini berniat mendirikan OWC (Obedience Wives Club) di Singapura.

“Tak seperti Johor Baru, yang menolak keberadaan klub itu. Di Singapura ada beberapa pihak yang sepakat dengan pendirian klub itu dalam mempromosikan pernikahan yang bahagia, dengan menyarankan agar para istri beraksi seperti pelacur kelas satu di ranjang.

Thursday, April 28, 2011

Sepuluh Perintah untuk Orangtua

Sepuluh perintah ini diperuntukkan bagi para orangtua yang menghendaki anak-anaknya bertumbuh secara baik. Peraturan-peraturan ini jika diikuti,akan meningkatkan hubungan orangtua dengan anak dan menyediakan pedoman sederhana bagi orangtua untuk mendidik dan mendewasakan anak.

Perintah pertama: Jadilah teladan
Jikalau Anda menghendaki anak-anak Anda berperilaku baik, sopan, menghormati orangtua, dan bersikap kooperatif dengan Anda, tentunya Anda sendiri harus menjadi teladan yang baik. Anda tidak dapat mengharapkan yang baik dari mereka, jika Anda membuat peraturan namun kemudian melanggarnya sendiri.

Perintah kedua: Utamakan hubungan, lebih dari peraturan.
Adalah baik untuk menegakkan peraturan demi pendidikan kedisiplinan, namun di atas semua itu, nyatakanlah kasih dan prioritaskan hubungan baik dengan anak-anak. Hal itulah yang justru akan menyempurnakan tujuan Anda dalam mendidik anak.

Thursday, March 17, 2011

10 Nasihat atau Prinsip untuk Penyelesaian Masalah antara Suami dan Istri

1. Jangan mendiamkan pasangan kita, kita senantiasa berupaya untuk menciptakan dialog dalam pertengkaran dengan pasangan kita. (Sudah disinggung pada judul sebelumnya).

2. Jangan menyimpan perasaan atau menimbun perasaan terus-menerus. Jangan menimbun perasaan bukan berarti bahwa setiap hal harus dibicarakan dengan serius. Dr James Dobson seorang psikolog kristen dari Amerika Serikat mengatakan: "Ada waktunya kita tidak mempersalahkan setiap masalah kecil yang timbul," dengan kata lain memang mustahil meminta pasangan kita untuk duduk membicarakan setiap hal yang menimbulkan ketidaksenangan kita.

3. Jangan menumpahkan semua perasaan pada pasangan kita. Misalnya mencaci maki, memarahi pasangan kita sampai kita merasa lega itu tidak benar. Prinsip ke-2 dan ke-3 seolah-olah bertentangan, akan tetapi keduanya sangat perlu dilakukan dengan penuh keseimbangan, perlu jujur, perlu terbuka jadi tidak bisa kita itu ekstrim yang satu dan ekstrim yang satunya lagi.