Tuesday, February 17, 2015

SEMINAR 21 Maret 2015: Apakah Semua Agama Membawa ke Surga?

brosur_seminar_soteriologi_2015

Seminar Penting Tahun ini bertema:

APAKAH SEMUA AGAMA MEMBAWA KE SURGA?

Tema-tema yang akan dibahas: 
Bukankah Semua Agama mengajarkan Kebaikan? Bukankah yang terpenting adalah kepatuhan dan ketundukan terhadap ajaran agama tersebut? Betulkah ada Tuhan? Kalau Tidak ada Tuhan atau ada Tuhan, Apa Urusannya dengan Saya? Bukankah Tuhan dapat memakai semua agama untuk mencapai Surga? Apakah Manusia Boleh Memilih Masuk Surga atau Neraka? Benarkah Yesus itu Tuhan atau hanya manusia? Benarkah Yesus itu Penipu, Pembohong atau Orang Gila atau Dia benar Tuhan seperti pengakuannya? Apakah semua Tawaran Iman Akan Membawa Manusia ke Surga? Iman Bagaimanakah Yang Menyelamatkan? Apakah Semua Iman menyelamatkan? Benarkah Semua Agama Benar dan Pasti membawa ke Surga? Benarkah hanya ada SATU JALAN menuju SURGA? Bagaimana Cara Allah menghapus Dosa? Apa yang menjamin Anda yakin PASTI MASUK SURGA? Apakah Keselamatan Hanya Melalui Yesus, apakah perlu ditambah dengan Baptisan, Amal Dan Kerajinan Ibadah? Apa itu TULIP/Kalvinisme, Arminianisme, Masuk Surga karena Perbuatan Baik atau Iman, Kita selamat karena Dipilih Allah atau karena Bertobat dan Percaya kepada Tuhan Yesus?
Bayi Mati bagaimana nasibnya Masuk Surga atau Neraka? Apakah Semua Bayi yang mati, Termasuk Bayi Penjahat Akan Masuk Surga? Apakah Orang yang Sudah Mati Dapat Dimohonkan Keselamatannya? Orang Gila, Keterbelakangan Mental Matinya masuk Surga atau Neraka? Euthanasia atau Bunuh Diri apakah masuk Surga juga? Apa itu Dosa yang TAK TERAMPUNI? Bagaimana Nasib orang Kristen yang terus-menerus hidup di dalam DOSA?

Jika Iman Orang Berubah, Masihkah Ia Selamat? Dapatkah orang Kristen Murtad dan Terhilang alias Binasa? Sekali Selamat Tetap Selamat?  Iman Pemberian Tuhan atau Respon manusia? Di Surga manusia bisa berbuat Dosa? Masihkah ada Kehendak Bebas di Surga nanti? Keselamatan itu Bersyarat atau Tidak Bersyarat? Bisakah orang menolak Anugerah Keselamatan? Apa Bukti Seorang Telah LAHIR BARU? dan masih banyak lagi….

Ikuti Pembahasannya bersama Suhento Liauw, D.R.E., Th.D (Gembala Sidang GBIA GRAPHE, Rektor Graphe International Theological Seminary), pada:

SABTU, 21 Maret 2015 (Hari LIBUR TANGGAL MERAH)
di Graphe International Theological Seminary
Jl. Danau Agung 2 no 5-7 Sunter Agung, Jakarta Utara (Klik pada Gambar ada PETA lokasinya)
Pkl. 09.00-15.00 WIB
Pembicara: Suhento Liauw, Th.D (Rektor STT GRAPHE)
Beliau adalah Rektor GITS, Gembala GBIA Graphe, Editor buletin PEDANG ROH, penulis lebih dari 40 buku. Telah seminar lebih dari 100 kali di Indonesia dan mancanegara, 7 kali pernah tampil berdebat dengan berbagai kelompok Islam, kelompok Pengagung nama Yahweh, dan berbagai kelompok pengajar sesat. 

Dapatkah Pengetahuannya, Simak Pengajarannya.

Anda tidak harus mengaminkan Semua yang Disampaikan Beliau, Namun melalui mendengarkan seminar ini, Anda akan mendapatkan Banyak masukan dan Menjadi Orang Kristen yang Pintar dan Kritis.

Daftar segera ke Kontak untuk registrasi: 
smskan kirim ke
HP: 0816.140.2354, 0897.972.8557 atau 021.96828.362 

Friday, October 31, 2014

HARTA KARUN KEKRISTENAN

Motivasi yang murni, moral yang tinggi, dan pengajaran yang benar, adalah harta karun kekristenan sejak diletakkan dasarnya oleh para Rasul. Tiga sukat gandum tersebut adalah nilai kekristenan yang tidak terhingga. Jika kekristenan serius menjaga ketiga harta karun tersebut, maka kekristenan akan tetap bernilai tinggi di mata setiap manusia. Motivasi yang tertuju pada hanya untuk menyenangkan hati Tuhan sambil menyingkirkan semua godaan materi, jasmani dan duniawi, adalah harta karun pertama kekristenan.

13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengar ahkan diri kepada apa yang di hadapanku, 14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. (Fil.3:13-14).

Saturday, October 25, 2014

Gereja dan Pornografi

22 Oktober 2014 | Ruth Odia

Sebuah survei baru dari Proven Men Ministries (Pelayanan Pria Teruji) mengklaim bahwa 77 persen pria Kristen berusia antara 18-30 tahun melihat pornografi setidaknya bulanan.

Joel Hesch, pendiri Proven Men Ministries berdasar Alkitabiah baru-baru ini menugaskan suatu survei yang dilakukan oleh Barna Group dengan sampel 388 yang identifikasi-diri-nya pria dewasa Kristen. Temuan mengejutkan mengungkapkan bahwa sebagian besar pria Kristen melihat pornografi secara teratur dan bahwa ada tingkat tinggi penggunaan dan kecanduan. Kemudian ada juga dampak negatif yang tak terelakkan pada institusi pernikahan yaitu banyak orang terdorong untuk perselingkuhan, fenomena peningkatan yang juga mempengaruhi laki-laki dalam kepemimpinan Kristen di panggung global.

Sayangnya, pornografi adalah salah satu dari isu-isu yang jarang ditangani secara komprehensif dan sistematis dalam gereja, baik di mimbar atau melalui forum lain. "Sangat jelas bahwa pornografi adalah salah satu masalah terbesar yang belum terselesaikan di gereja," kata Hesch.

Wednesday, October 15, 2014

Seminar MANADO: BAPTISAN dan Kepenuhan serta Karunia Roh Kudus


Pada Zaman Akhir ini, begitu banyak fenomena luar biasa yang terjadi: Baptisan oleh Roh Kudus, orang-orang kepenuhan oleh Roh, karunia-karunia Roh berupa mujizat dan tanda-tanda, apakah semua ini dari Tuhan? Adakah Iblis memalsukan fenomena-fenomena ini dengan tujuan menyesatkan manusia? Bukankah Yesus Kristus telah menubuatkannya dalam Alkitab?

Apakah ini tanda-tanda Akhir Zaman? Jika Iblis semakin gencar menyerang, bagaimanakah membedakan karunia-karunia dari Allah dengan karunia dari Iblis? Bagaimanakah memahami semua fenomena Roh yang terjadi hari ini? Jawabannya telah tertulis dalam Firman Tuhan yang kekal, Alkitab. Waspadalah! Sebab Iblis mengincar orang yang tidak kristis dan asal-asalan percaya!

Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik (1 Tes 5:21)

Pembicara: Dr. dr. Andrew M. Liauw, Th.D (Purek Mahasiswa GITS)
Sabtu, 25 Oktober 2014
Pukul 09.30-18.00 WITA
Tempat: Jl. A.A. Maramis no 310 (Bekas gedung HANURA), Manado
Tiket 60rb (termasuk Lunch & 2 buku)
Contact person: 
Ev. Zerfius Papuas 0852-9855-2051, 
Bpk. Roy Salmon 0812-4427-0611,
Bpk. Herad Wenas 0813-4000-2009

Tuesday, October 14, 2014

Seminar SURABAYA: Kuasa Mujizat di Akhir Zaman 25 Oktober 2014


Seminar JAKARTA: Keluarga Yang Memuliakan Allah 25 Oktober 2014


Seminar KELUARGA ALKITABIAH
Banyak orang memiliki Pengetahuan Tentang Keluarga Yang Baik. Mereka Tahu keluarga yang baik harus begini dan begitu. Terlebih mereka yang memiliki hobi membaca. Tetapi Tidak Banyak Orang yang Mampu Menjalankan Segala Sesuatu yang Diketahuinya. Bahkan Banyak Pengkhotbah pun mengalami Kekacauan dalam Kehidupan Rumah Tangga Mereka.
Anda Merindukan Keluarga Yang Bahagia? Anda pasti akan Mendapatkan Masukan yang Berharga.

Garis Besar Pembahasan:

Peserta akan Mendapatkan Tips-Tips:
- Cara Mendapatkan Pasangan Hidup Yang Sesuai Dengan Kehendak Tuhan
- Cara Membangun Hubungan Suami-Istri yang Harmonis
- Hubungan Antara Gereja, Pekerjaan dan Rumah Tangga yang Ideal
- Cara Mengelola Keuangan yang Baik
- Bagaimana Hidup untuk Mencukupkan Diri
- Bagaimana Menjaga Kehidupan Kerohanian Anggota Keluarga
- Cara Mengasuh Anak yang Masih Kecil
- Cara Mengantisipasi Anak Ketika Menghadapi Masa Puber
- Bagaimana Cara Membawa Anak-Anak Dekat kepada Tuhan.
Tentu Masih ada Banyak Hal Lain Lagi yang Dibahas yang perlu disimak oleh Orang Kristen. Dan tersedia juga Waktu Untuk Tanya Jawab.

Pembicara: Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D  (Rektor GITS)

Sabtu, 25 Oktober 2014 (Hari Libur)
Pkl. 09.00-12.00 WIB
Tempat: STT Graphe, jl. Danau Agung 2 No 5-7, Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
Telpon 021-6471-4156
GRATIS!! Daftar segera dengan cara SMS Ketik [Seminar, Nama1, Nama2, dst] kirim ke 0897 972 8557, atau 0816 140 2354

Saturday, May 31, 2014

Seminar INDONESIA 7 JUNI 2014: NAMA SANG PENCIPTA


Seminar: NAMA SANG PENCIPTA
Garis Besar Pembahasan:
Mengapakah Penyebutan Kepada Sang Pencipta DULU Tidak ada Masalah, Tetapi sekarang Menjadi Masalah? Betulkah Sang Pencipta memiliki Nama? Siapakah yang memberinya Nama? Apakah Kalau Salah Nama Akan Salah Sasaran Penyembahan? Apa lafal yang tepat untuk YHWH? YAHWEH, YEHOVAH, YEHUWA? Apakah Hubungan Antara Masalah Nama Dengan Masuknya Konsep Islam ke Dalam Kekristenan? Pada Zaman PL (Abraham & Musa), Nama Sang Pencipta itu Apa? Dan Mengapakah Dalam Kitab PB Tidak Ada Satu Kata Pun Jehovah & Yahweh Di Dalamnya? Dalam Kitab Wahyu Dikatakan bahwa Pada Masa Kerajaan 1000 Tahun Akan Ada Nama Baru Yang Dipakai Oleh Sang Pencipta. Tentu Masih ada Banyak Hal Lain Lagi yang Dibahas. Dan tersedia juga Waktu Untuk Tanya Jawab.

Pembicara: Dr. Suhento Liauw, D.R.E., Th.D  (Rektor GITS)
Sabtu, 7 Juni 2014
Pkl. 13.00-17.00 WIB
Tempat: STT Graphe, jl. Danau Agung 2 No 5-7, Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
Telpon 021-6471-4156

Daftar segera dengan cara SMS Ketik [Seminar, Nama1, Nama2, dst] kirim ke 0897 972 8557, atau 0816 140 2354

Dapatkan brosur seminar ini di
:
- Mall Citraland (CL) di Toko Buku Rohani GOODNEWS Lt 4 dan TB Tabitha Lt 3
- Mall Central Park di TB Victory Lantai Ground dan Pondok Pujian Lt 3
- Mall Sunter di TB Metanoia.
- TB One Way BookStore di Tanjung Duren/Greenville
- Toko Buku Graphe Sunter,
- Radio Berita Klasik – RBK AM 848.
Daftar segera! Tempat Terbatas Hanya untuk 400 orang pendaftar pertama.

Tuesday, May 27, 2014

MENJADI PENGIKUT YANG MELEK

Judul di atas terdengar lebih membebani  pihak  pencari  kebenaran,  bukan  pada  pemimpin  atau  gereja yang menyediakan kebenaran. Sebenarnya jika  tidak  ada  gereja  yang  betul-betul menyediakan kebenaran,  maka  pencari  kebenaran  akan  mengalami  kesulitan untuk  menemukan  kebenaran.  Kalau gereja  tidak  mendorong  orang-orang yang  datang  untuk  mengerti  kebenaran dan  menjadi  pengikut yang  melek, melainkan dengan sengaja membakar emosi  mereka  bahkan  memanipulasi emosi  hadirin maka  pengunjung  tidak mungkin menjadi pengikut  yang  melek, melainkan akan  menjadi pengikut  yang membabi  buta.

Sifat  Sebuah  Gereja
Sifat sebuah gereja sesungguhnya tergantung  pada  motivasi  gereja  itu didirikan. Sedangkan motivasi sebuah gereja didirikan tentu  tergantung  pada filosofi  sang  pendiri  tentang  gereja. Kalau bagi sang pendiri, gereja adalah institusi  untuk  menyelamatkan  jiwa-jiwa yang  terhilang, dan  tempat  untuk mengajarkan  kebenaran  illahi, maka penekanan gereja tersebut akan pada Injil  yang  benar  yang sungguh-sungguh akan menyelamatkan setiap  orang yang mengimaninya, dan gereja tersebut  juga  akan senantiasa  mengedepankan  pengajaran  kebenaran.

Saturday, May 10, 2014

Berita Bulan APRIL 2014

LIBERTY UNIVERSITY BERGANDENG TANGAN DENGAN BENNY HINN
(Berita Mingguan GITS 12 April 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Benny Hinn baru-baru ini mengumumkan bahwa dia kini berpartner dengan Liberty University untuk “membentuk suatu pelayanan dunia yang berkuasa dengan koneksi yang akan menjamah dunia” (bennyhinn.org). Penyesat dan tukang sulap palsu dari gerakan Pantekosta Word-Faith ini mengatakan, “Melalui aliansi yang kuat ini antara Liberty University Institute of Biblical Studies dan pelayanan kami, anda dapat mendaftar dalam program pelajaran survei Alkitab, mendapat gelar diploma melalui Liberty University, dan mendapatkan penahbisanmu melalui World Healing Fellowship.” Tampil bersama dengan Hinn untuk mengumumkan program tersebut adalah Dan Reber, Direktur dari Liberty University Institute of Biblical Studies, dan Ronald Godwin, Provost dari Liberty University. Hinn pernah mengajar bahwa Adam dapat terbang seperti burung dan berenang di dalam air seperti ikan. Dia mengklaim bahwa “pengurapannya” berasal dari kunjungan dia ke kuburan Kathryn Kuhlman dan Aimee Semple McPherson. Dia katanya telah berulang kali melihat Yesus, mulai sejak usia 11 tahun, plus berbincang-bincang dengan Roh Kudus  secara pribadi selama delapan jam. Dalam penampilannya di televisi pada tahun 1990, Hinn berkata tentang orang-orang yang mengritik dirinya, “Kadang-kadang saya berharap Allah memberikan saya sebuah senapan mesin Roh Kudus, saya akan menembak pecah kepalamu!” Hinn melemparkan “pengurapan Roh Kudus” seperti melemparkan bisbol dan “membunuh orang dalam roh” dengan meniupi mereka. Hinn mengklaim bahwa kesembuhan fisik digaransi dan kita tidak pernah boleh berkata, “Jika sesuai dengan kehendakMu, Tuhan.” Walaupun Hinn mengklaim bahwa ribuan orang telah disembuhkan dalam “kebaktian-kebaktian mujizatnya,” berbagai usaha oleh berbagai peniliti yang bereputasi baik telah gagal menemukan satu pun kasus penyembuhan sejati.

Tuesday, May 06, 2014

Berita Bulan MARET 2014

EJEKAN DAN HUJATAN MEMBUKTIKAN PENGILHAMAN ALKITAB
(Berita Mingguan GITS 29 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Banyak orang di akhir zaman ini menghujat Allah dan Alkitab. Sebagai contoh, baru-baru ini Bill Maher, seorang pelawak terkenal di televisi Amerika, menghujat Tuhan. Maher berbicara mengenai kisah Alkitab tentang air bah Nuh, dan Maher memberitahu audiens-nya di HBO, bahwa Allah adalah seorang “pembunuh masal yang psikotik,” dan “seorang tiran,” yang “menghukum semua orang hanya untuk membalas beberapa yang dia tidak senangi” (“No, Bill Maher,” The Christian Post, 29 Mar. 2014).

Mendengar orang-orang tak beriman mengejek Tuhan, walaupun menyedihkan, tidaklah terlalu mengherankan. Yang paling mengherankan adalah mendengar orang-orang yang mengaku “Kristen” mengejek dan menghujat Tuhan. Pada tahun 1944, uskup Metodis, G. Bromley Oxnam, salah satu dari presiden pertama World Council of Churches, menyatakan bahwa Allah Perjanjian Lama adalah seorang “bully yang kotor.” (Preaching in a Revolutionary Age, hal. 79) Belakangan, orang-orang seperti William Young, penulis buku laris, The Shack, mengatakan bahwa “Allah yang menonton dari jauh dan menghakimi dosa” adalah “Zeus yang dikristenkan.” Rob Bell, mantan gembala dari sebuah mega-church, menyebut pemberitaan tentang neraka “pandangan murahan tentang Allah.” Dia mengatakan bahwa ada yang salah dengan Allah ini dan menyebutNya “menakutkan dan membuat trauma dan tidak dapat diterima.” Dia mengatakan bahwa kalau seorang ayah di dunia ini bertindak seperti Allah yang mengirim orang ke neraka, “sudah pasti kita akan menelpon organisasi perlindungan hak anak-anak.”