Showing posts with label musik rock. Show all posts
Showing posts with label musik rock. Show all posts

Sunday, September 13, 2015

Berita Bulan NOVEMBER 2014

GENERASI SELFIE
(Berita Mingguan GITS 1 November 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Tidak banyak orang yang mungkin menghubungkan selebriti seperti Kim Kardashian dengan nubuatan Alkitab. Tetapi, buku barunya yang mengandung 2.000 foto selfie adalah tanda zaman. Buku ini diberi judul Selfish (Egois), yang sangat cocok. Ciri pertama dari kesesatan akhir zaman yang digambarkan dalam 2 Timotius 3 adalah bahwa “manusia akan mencintai dirinya sendiri” (2 Tim. 3:1-2). Tidak ada deskripsi yang lebih tepat lagi tentang budaya dunia modern saat ini yang sangat terobsesi dengan menghibur diri, difasilitasi oleh teknologi komunikasi modern. “Person of the Year” yang dipilih oleh majalah Time pada tahun 2006 adalah “ANDA,” dan sampul majalah itu mengandung selembar plastik reflektif untuk memantulkan wajah pembaca itu sendiri. Ini adalah zamannya musik saya, tweet saya, fashion saya, generasi saya, sikap saya, foto saya. Bahkan makanan dan minuman pun dipromosikan dengan slogan-slogan seperti “pilih maumu sendiri.” Budaya pop berpusat kepada diri sendiri, dan ini adalah penggenapan dramatis akan nubuat Alkitab dan tanda-tanda zaman. (Yang dimaksud dengan “selfie” adalah foto yang dihasilkan dari tindakan memfoto diri sendiri, suatu praktek yang telah menjadi populer belakangan ini karena banyaknya smartphone yang memiliki kamera depan).

Sunday, November 08, 2009

Berita Mingguan 24 Oktober 2009

FRANKLIN GRAHAM BERKHOTBAH DI GEREJA TIGA-MANDIRI YANG KOMUNIS
Mengikuti jejak kaki ayahnya, Franklin Graham baru-baru ini berkhotbah di sebuah gereja Tiga-Mandiri (Three-Self) yang terdaftar di Cina. Gereja tersebut, Gereja Bethel di Baoding, adalah gereja kedua terbesar di Cina. Ini adalah kesempatan kedua Franklin berkhotbah di gereja-gereja Tiga-Mandiri. Di Cina, adalah ilegal bagi gereja untuk eksis kecuali jika gereja tersebut mendaftar ke pemerintah dan mengikuti segala peraturan pemerintah yang tidak mengizinkan mereka untuk melakukan hal-hal seperti mengadakan sekolah minggu atau memberitakan Injil di luar dari waktu-waktu dan tempat-tempat yang disetujui oleh pemerintah komunis. Mereka yang menolak untuk tunduk kepada peraturan-peraturan ini dan yang lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia telah dianiaya dengan kejam. Bahkan hari ini banyak pengkhotbah yang tidak terdaftar yang dipenjara karena iman mereka, sebagaimana yang sering kami laporkan melalui Berita Mingguan ini. Gerakan Patriotik Tiga Mandiri dan organisasi China Christian Council didirikan oleh Mao Tse Tung yang brutal sebagai alat untuk mengontrol gereja-gereja. Berkhotbah di sebuah gereja yang terdaftar komunis dan yang berkompromi habis-habisan, adalah pengkhianatan terhadap Tuhan Yesus Kristus, kepala satu-satunya dari gereja. Keluarga Graham akan memberi pertanggungan jawab kepada Allah akan kompromi mereka terhadap FirmanNya dan cara mereka mengolok-olok fundamentalis Alkitabiah yang hanya ingin serius menerapkan Alkitab. Mereka telah mencari keagungan dan popularitas dunia, tetapi Yesus berkata, “Celakalah kamu, jika semua orang memuji kamu; karena secara demikian juga nenek moyang mereka telah memperlakukan nabi-nabi palsu” (Luk. 6:26). Editor: Gerakan Gereja Tiga-Mandiri diciptakan oleh Mao, satu paket dengan gerakan patriotisnya di bidang-bidang lain. Yang dimaksud dengan Tiga Mandiri (Three-Self) adalah: Self-Governance, Self-Support, Self-Propagation. Walaupun tiga konsep ini tidak terdengar terlalu buruk, namun ini hanyalah topeng agar gereja-gereja Cina tidak terpengaruh oleh orang-orang Kristen lain dan dapat dikuasai sepenuhnya oleh pemerintah komunis. Seorang fundamentalis Alkitabiah boleh berkhotbah di mana saja jika diundang. Tetapi jika ia diundang oleh gereja yang sesat atau dalam kompromi yang besar, dan ia tidak menegur kesalahan mereka, maka ia sendiri telah berkompromi, dan motivasinya untuk berkhotbah di sana bukan lagi untuk memberitakan kebenaran, melainkan mungkin untuk amplop atau ketenaran. Seorang fundamentalis yang alkitabiah, tidak mungkin akan sering diundang oleh gereja yang kompromistis, karena ia akan menegur mereka, dan mereka akan bertobat atau tidak mengundang dia lagi.

Monday, October 19, 2009

Berita Mingguan 17 Oktober 2009

PRESIDEN AMERIKA MENJANJIKAN BULAN BAGI PARA HOMOSEKSUAL DAN MENYATAKAN KETIDAKSENANGAN TERHADAP PARA PENDUKUNG PERNIKAHAN TRADISIONAL
Berikut ini disadur dari "Obama: Homosexual Relationships `Just as Real and Admirable' as Heterosexual Marriage," CNSNews.com, 13 Okt. 2009: "Presiden Obama menyampaikan suatu pesan yang belum pernah ia lakukan sebelumnya kepada Kampanye Hak Asasi malam Sabtu. Lebih mirip seorang aktivis homoseksual daripada seorang presiden, Obama melakukan jauh lebih banyak dari sekedar menyampaikan pesan `Saya dukung kalian' di agenda homoseksual tersebut. `Yang saya harapkan adalah bahwa jika nanti kita kilas balik tahun-tahun ini, kalian akan melihat suatu waktu saat mana kita menghentikan diskriminasi terhadap orang-orang gay dan lesbian - baik itu dalam hal menduduki jabatan tertentu atau di medan tempur,' Obama berkata kepada sekitar 3000 orang. `Kalian akan melihat suatu waktu ketika kita sebagai suatu bangsa akhirnya mengakui bahwa hubungan antara dua orang lelaki atau dua orang perempuan, sama nyata dan dapat dikagumi seperti hubungan antara seorang laki-laki dan wanita.' Presiden dari Kampanye Hak Asasi, Joe Solmonese, mengatakan, `Ini adalah malam yang historis saat kita merasakan pelukan hangat dan komitmen dari Presiden Amerika Serikat.'

Saturday, October 17, 2009

Berita Mingguan 10 Oktober 2009

MANUSIA KERA BARU DIUMUMKAN
Para paleoantropologis yang percaya evolusi telah mengumumkan penemuan seekor manusia-kera baru yang mereka sebut Ardipithecus ramidus. Dikatakan berumur 4,4 juta tahun, fosil pertama dari makhluk ini ditemukan 15 tahun lalu di Etiopia. Sebuah kerangka yang tidak lengkap dengan nama panggilan "Ardi" telah dipresentasikan kepada publik oleh para penemunya, di antaranya Tim White yang juga terlibat dalam penemuan "Lucy." Ardi memiliki kepala kera, lengan kera, tangan kera, kaki dan telapak kaki kera, dan tidak ada alasan kuat untuk mengatakan ini bukanlah sejenis kera yang sudah punah, selain karena bias evolusionis para paleoantropologis modern. Setelah menolak Allah dalam Alkitab, mereka telah mencari-cari mata rantai yang terhilang selama 150 tahun. Hal ini terus berlanjut walaupun faktanya semua manusia kera evolusionis telah terbukti sebagai penipuan atau salah identitas (misal Neanderthal man, Java man, Piltdown man, Peking man, Nebraska man). Sama seperti kasus-kasus manusia kera sebelumnya, Ardi memiliki gambarnya sendiri. Dia digambarkan sebagai makhluk yang tegak dengan kepala dan kaki kera, tetapi ciri lainnya mirip seorang wanita yang berbulu. Ini semua adalah mitos. Ardi tidak diragukan lagi pasti sama sekali tidak mirip manusia. Para penemunya mengklaim bahwa ia berjalan tegak, tetapi, seperti juga dalam kasus Lucy, ini diperdebatkan bahkan oleh para ilmuwan evolusionis lainnya. Ian Tattersall, kurator American Museum of National History, mengakui di Radio Publik Nasional bahwa "sebagian orang bahkan mengajukan bahwa tidak ada bukti dia berjalan dengan dua kaki" ("Researchers Unearth A Hominid More Ancient Than Lucy," NPR, Science Friday, 2 Okt. 2009).