Showing posts with label CCM. Show all posts
Showing posts with label CCM. Show all posts

Tuesday, August 25, 2015

Berita Bulan AGUSTUS 2014

ROBERT BOYLE: ILMUWAN PENCIPTAAN
(Berita Mingguan GITS 2 Agustus 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Berikut ini dari www.creationmoments.com, 25 Juni 2013: “Hari ini kita sering mendengar bahwa tidak ada ilmuwan sejati yang percaya penciptaan karena ilmu pengetahuan membuktikan penciptaan itu tidak benar. Tetapi faktanya, kebanyakan dari para pendiri dari berbagai disiplin ilmu pengetahuan modern adalah orang-orang yang percaya penciptaan, sama seperti banyak ilmuwan hebat hari ini. Salah satu ilmuwan paling terkenal sepanjang zaman adalah Robert Boyle. Boyle, yang hidup di penghujung abad 17, melakukan kerja pionir dalam bidang kimia dan fisika. Mungkin anda pernah mendengar tentang 'Hukum Boyle,' yang menghubungkan tekanan, suhu, dan volume dari gas. 'Hukum Boyle' dipelajari oleh setiap murid tingkat SMA hari ini. Boyle juga adalah seorang Kristen yang berdedikasi penuh. Dia menyumbangkan uang dalam jumlah yang besar untuk penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa-bahasa yang belum memiliki Kitab Suci. Boyle juga sangat khawatir tentang orang-orang, yang pada zamannya, berpikir bahwa ilmu pengetahuan dapat menemukan kesalahan Alkitab. Orang-orang seperti ini adalah pendahulu kaum evolusionis hari ini. Untuk melawan ide seperti demikian, Boyle, bersama dengan orang-orang lain, mendirikan Royal Society of London, sebagai salah satu organisasi modern pendukung penciptaan yang pertama. Dia juga mendanai 'Kuliah-Kuliah Boyle' yang terkenal itu dalam wasiatnya, dengan catatan bahwa kuliah-kuliah ini haruslah memberikan pandangan ilmiah yang menegaskan kebenaran Alkitab. Boyle menyebut ilmu pengetahuan sebagai suatu tugas rohani untuk belajar lebih banyak lagi tentang karya tangan sang Pencipta.”

Friday, May 11, 2012

Berita Bulan FEBRUARI 2012

ANJURAN PRINSIP TENTANG MUSIK GEREJA
(Berita Mingguan GITS 25 Februari 2012, sumber: www.wayoflife.org)
Baru-baru ini kami menerima permintaan berikut: “Ayah saya meminta saya untuk menulisimu dan meminta jika kamu punya suatu pernyataan tentang standar musik yang dapat kami pakai dalam merancang undang-undang dasar gereja kami. Musik telah menjadi topik yang sedemikian besar di zaman ini sehingga ia merasa, sebagai gembala sidang senior, bahwa kami memerlukan suatu pernyataan yang jelas dan bersifat prinsipil dalam undang-undang kami.” Saya (Dr. Cloud) mengirimkan yang berikut ini, yang adalah revisi dari pernyataan yang kami pakai dalam gereja-gereja kami di Asia Selatan: 1. Musik gereja haruslah mengajarkan doktrin yang benar (Kol. 3:16). Kata-kata dalam lagu-lagu haruslah benar dan sesuai dengan pengajaran Alkitab. Kebanyakan Musik Kristen Kontemporer (MKK atau CCM) tidak dapat diterima karena mengekspresikan filosofi ekumenis kharismatik atau menyampaikan pesan yang tidak jelas yang tidak memiliki kekuatan atau kejelasan doktrin. 2. Musik gereja harulah kudus atau terpisah dari dunia (Ef. 5:19; Rom. 12:2; 1 Yoh. 2:15-16). Ini berarti bahwa musik gereja tidak akan terdengar seperti musik populer yang dimainkan di radio atau musik yang dunia pakai untuk menari dan minum-minum dan berpesta. Musik gereja kita tidak akan memakai backbeat atau bentuk-bentuk lain sinkopasi dansa, karena hal-hal ini telah selalu diasosiasikan dengan sensualitas dan telah menjadi bagian yang sexy dalam musik pop. Kami percaya bahwa tidaklah bijak untuk memakai drum (kecuali dalam orkestra) dan gitar listrik dalam musik gereja, karena alat-alat musik ini mudah sekali dipakai dalam gaya musik pop. 3. Musik gereja tidak boleh meminjam dari dunia musik kontemporer Kristen, karena musik kontemporer Kristen adalah salah satu bahan baku pembangunan gereja esa sedunia yang sesat dan adalah perwakilan dari suatu roh yang asing (1 Kor. 10:21; Ef. 5:11; 2 Tim. 3:5; Wah. 18:4). Hal ini nyata dari pemeriksaan terhadap sejarah musik ini dan juga kehidupan dan kepercayaan para musisi kontemporer seperti yang sudah kami lakukan dalam buku Directory of Contemporary Worship Musicians. 4. Musik gereja tidak boleh didesain untuk menghasilkan suatu pengalaman mistik gaya kharismatik (1 Pet. 5:8). Tujuan dari musik kharismatik adalah menghasilkan suatu penyembahan yang berlandaskan pada pengalaman subjektif dan untuk mencapai ini para “penyembah” kontemporer menggunakan musik dengan ritme dansa yang kuat, urutan-urutan chord yang tidak genap, pengulangan musik berkali-kali, dan modulasi elektrik sehingga orang-orang dapat terbawa oleh musik secara emosional. Alkitab memberitahu kita untuk tetap waspada dan tidak membiarkan apapun mengikat hati kita selain Allah dan FirmanNya. Kita tidak boleh membuka diri secara sembarangan kepada pengalaman apapun tetapi harus terus menguji segala sesuatu dengan standar Kebenaran Allah yang absolut (1 Tesalonika 5:21).