Saturday, June 06, 2009

Berita Mingguan 30 Mei 2009

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary
Untuk berlangganan, kirim email ke: gits_buletin- subscribe@ yahoogroups. com

SATU LAGI PEMENANG AMERICAN IDOL YANG KRISTEN: DUNIA SEKALIGUS KRISTUS
Pemenang baru dari acara televisi yang sangat duniawi, American Idol, adalah Kris Allen, seorang "Kristen yang saleh" yang juga adalah worship leader di Gereja New Life di Conway, Arkansas, dan telah terlibat dalam pekerjaan misi di berbagai tempat. Sementara mengejar predikat sebagai American Idol, Allen menyanyikan lagu-lagu yang ditulis oleh para rockers kotor seperti Freddie Mercury yang homoseksual ("We Are the Champions"), Michael Jackson yang pernah dituntut pelecehan seksual terhadap anak-anak dan adalah seorang monster uniseks ("Man in the Mirror"), Marvin Gaye yang adalah seorang pecandu obat, prostitusi dan pornografi ("What's Going On?") dan rapper Kayne West ("Heartless" ), yang muncul dengan gaya yang sangat menghujat di sampul depan majalah Rolling menggambarkan Yesus memakai mahkota duri. Menurut Business Insider, adalah "fans-fans remaja putri" Allen yang mempertahankan dia dalam kompetisi itu ("Idol Finalist Kris Allen," 13 Mei 2009). Allen memberitahu gembala sidangnya bahwa "merasakan hangatnya lampu panggung dan melihat hadirin yang dengan semangat memandangi dia, mengingatkannya akan satu hal saja: yaitu pergi ke gereja." Tetapi hal ini hanya mungkin karena gereja-gereja kontemporer meniru dunia, tipe musik yang sama format band rock yang sama, gaya pertunjukan rock yang sama, pakaian yang sama, kecanduan yang sama terhadap back beat yang berat, dan filosofi "jangan menghakimi" yang sama. Pemenang-pemenang dan finalis-finalis lain dari kompetisi American Idol yang mengaku Kristen adalah Kelly Clarkson, Clay Aiken, Ruben Studdard, R.J. Helton, Chris Daughtry, Carry Underwood, Jordin Sparks, dan David Cook. Aiken dan Helton telah mengakui bahwa mereka adalah homoseksual. Pada tanggal 20 Oktober 2006, sebuah edisi majalah People mengutip Helton mengatakan, "Hanya karena saya gay bukan berarti saya tidak dapat mengasihi Allah. Saya sangat bangga dengan siapa saya." (Helton's Christian music albom Real Life sold 20,000 copies.) Aiken menjadi fitur dari sampul depan majalah People pada edisi 24 September 2008 dengan kata-kata, "Ya, saya gay." American Idol memang sudah memiliki nama yang tepat [`idol' adalah berhala dalam bahasa Indonesia], karena ia mewakili kultur pop modern dalam segala narsismenya, sensualitas kedagingannya, ketidaksopanannya, uniseksualitasnya, kesia-siaannya, dan kerelatifan moralnya. Para produsen dan juri-jurinya sama sekali tidak berpura-pura bahwa acara itu adalah acara yang saleh. Bahkan, acara ini adalah penggenapan yang sempurna akan dunia yang digambarkan dalam 1 Yohanes 2:16, dunia yang tidak boleh dikasihi oleh orang percaya, "Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia" (1 Yoh. 2:16). Tidaklah mungkin untuk mengasihi dunia dan Kristus sekaligus. Firman Allah mengatakan "Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah" (Yak. 4:4). Kekristenan yang diwakili oleh para kontestan American Idol bukanlah kekristenan yang Alkitabiah; itu adalah kekristenan sesat yang telah diprediksikan dalam nubuatan Alkitab, kekristenan yang "hidup menurut hawa nafsu sendiri." "Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya" (2 Tim. 4:3).
Editor: Hal yang menyedihkan yang sama adalah bahwa begitu banyak orang Indonesia yang kecanduan dengan Indonesian Idol.

BART EHRMAN: SEORANG TIDAK PERCAYA YANG BERMASALAH DENGAN ALLAH
Bart Ehrman adalah penulis dari buku "God's Problem: How the Bible Fails to Answer Our Most Important Question – Why We Suffer." Ehrman adalah seorang "ahli Alkitab" yang lalu menolak akar-akar fundamentalisnya untuk berpaling kepada padang gurun agnostikisme yang mematikan. Hari ini dia terutama bergerak dalam mengkritik iman Perjanjian Baru Kristen sambil berpura-pura menghormatinya. Karena ketidakpercayaannya , dia telah menjadi semacam anak kesayangan dari media umum. Ia telah diwawancarai di History Channel, Discovery Channel, National Public Radio, National Geographic, BBC, Washington Post, CNN, dan lain-lainnya. Ehrman mengklaim bahwa salah satu titik balik dalam perjalanannya menuju ketidakberimanan adalah ketidakmampuannya menjawab mengapa Allah yang mahakuasa membiarkan penderitaan di dunia ini. Alkitab menjawab pertanyaan ini, tetapi Ehrman tidak suka jawabannya, jadi dia berpura-pura bahwa jawabannya tidak bagus. Jawabannya adalah bahwa Allah menciptakan manusia sempurna dan menaruhnya di sebuah taman firdaus yang indah, tetapi manusia juga diciptakan dengan kehendak yang dapat memberontak melawan hukum Allah. Pada saat yang sama, Allah bukan hanya maha penyayang, Ia adalah Allah yang kudus dan adil dan Dia menghukum pelanggaran terhadap hukumNya. Jika ini tidak benar, maka dasar moral dalam alam semesta ini hancur dan anarki akan berkuasa (sebagaimana memang terjadi di dunia yang tanpa Allah ini). Upah dosa ialah maut (Rom. 6:23), dan Allah telah menghukum dunia karena dosanya. Pada saat yang sama, Allah telah menyediakan jalan keselamatan dengan harga yang mahal bagi diriNya sendiri. Ia mengutus AnakNya yang kekal ke dalam dunia, lahir dari seorang perawan, untuk menjadi daging sebagai seorang manusia yang tidak berdosa dan untuk mati suatu kematian yang mengerikan di atas salib untuk membayar hukuman yang seharusnya diterima oleh orang berdosa. Ia bangkit dari maut dan memerintahkan agar Injil (kabar baik) diberitakan kepada semua orang, menawarkan keselamatan kekal bagi mereka yang bertobat and percaya. Allah telah memberikan manusia terang (Yoh. 1:9), tetapi sebagian besar menolaknya. Itu bukan salah Allah. Tidak ada yang tidak benar tentang Allah dalam Alkitab, tetapi Dia adalah Allah dan Dia tidak perlu memberi pertanggungan jawab kepada manusia. Allah dibenarkan oleh mereka yang percaya. Bukan Allah yang memiliki masalah. Adalah Bart Ehrman-Bart Ehrman dalam dunia ini yang bermasalah, dan ini bukan masalah yang bisa selesai setelah masuk kubur.

ROBERT DICK WILSON: SEORANG TERPELAJAR YANG HEBAT YANG PERCAYA ALKITAB
Dalam buku-buku, ceramah-ceramah, dan wawancara-wawancara nya, Bart Ehrman dan teman-teman modernisnya ingin membuat semua orang percaya bahwa tidak ada ahli Alkitab yang sejati yang menerima bahwa akurasi sejarah Alkitab dapat dipertahankan. Tetapi ini adalah nonsense! Banyak sekali ahli dan orang-orang terpelajar yang mempertahankan Alkitab sebagai kitab yang diilhamkan secara ilahi. ROBERT DICK WILSON telah disebut "barangkali otoritas yang paling menonjol dalam bidang bahasa-bahasa kuno Timur Tengah." Ketika dia tamat dari Princeton pada usia 20 tahun, ia dapat membaca Perjanjian Baru dalam 9 bahasa. Sampai akhirnya ia telah mempelajari 45 bahasa, termasuk semua bahasa yang ada terjemahan Alkitabnya sebelum tahun 600 M. Pada usia 25 tahun, Wilson memutuskan untuk mendedikasikan hidupnya guna menyelidiki kebenaran sejarah Alkitab untuk melihat apakah dapat dipertahankan melawan serangan theologi modernisme. Berdasarkan umur panjang para pendahulunya, ia memperkirakan bahwa ia mungkin memiliki 45 tahun lagi untuk proyek tersebut. Membagi masa kerja ini menjadi tiga bagian, ia mengkhususkan 15 tahun pertama untuk menguasai semua bahasa yang ada hubungannya dengan teks Perjanjian Lama, dan 15 tahun berikutnya untuk mempelajari Perjanjian Lama itu sendiri, dan 15 tahun terakhir untuk menuliskan hasil risetnya tersebut. Bahasa-bahasa yang dia pelajari antara lain adalah Babilonia, Etiopia, Fenisia, Aram, Mesir, Koptik, Persia, Armenia, Arab, dan Siria. Pusat Sejarah Gereja Presbyterian di Amerika mendaftarkan lebih dari 100 tulisan Wilson yang telah dipublikasikan. Ketika ditanya mengenai apa yang ia coba berikan kepada kurang lebih 2000 murid yang duduk di bawah pelayanannya, Wilson menjawab, "saya mencoba untuk memberikan mereka iman yang sedemikian intelijen terhadap Kitab Suci Perjanjian Lama, sehingga mereka tidak akan lagi meragukannya seumur hidup mereka. Saya mencoba untuk memberikan mereka bukti. Saya mencoba untuk menunjukkan kepada mereka bahwa ada dasar yang masuk akal untuk mempercayai sejarah Perjanjian Lama. Saya pernah mengalami hari-hari saat saya gemetar untuk memulai suatu penyelidikan baru, tetapi saya sudah melampaui tahap itu. Saya telah menjadi yakin sekali, bahwa tida ada satu orang pun yang tahu cukup banyak untuk menyerang kebenaran Perjanjian Lama. Dalam situasi apapun di mana ada cukup bukti dokumenter untuk melakukan penyelidikan, pernyataan-pernyata an Alkitab, dalam teks-teks aslinya, telah melalui segala ujian" (Robert Dick Wilson, Is the Higher Criticism Scholarly? kata depan oleh Philip Howard, 1922). Mengapakah Robert Dick Wilson mempercayai Alkitab dan mengajar murid-muridnya untuk mempercayainya dan percaya pada Allah, sementara Bart Ehrman tidak mempercayai Alkitab dan menyuruh murid-muridnya untuk menjadi skeptis? Ini bukanlah masalah Ehrman lebih terpelajar. Ini masalah iman. Seperti yang dikatakan Yesus, hati yang tidak percaya tidak akan diyakinkan walaupun para saksi muncul dari antara orang mati (Lukas 16:31).

MENGAPAKAH KETIDAKBERIMANAN BERKUASA DI KALANGAN TERTINGGI "AHLI-AHLI" ALKITAB?
Fakta bahwa ketidakberimanan mendominasi para pelajar dan "ahli" Alkitab hari ini adalah penggenapan nubuat Alkitab dan adalah bukti lebih lanjut bahwa Alkitab tiada salah. Sekitar 2000 tahun yang lalu, rasul Paulus mengintip lorong waktu dan membuat prediksi berikut mengenai hari-hari terakhir: " Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.....Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!........ yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran... ....sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.. ......Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng" (2 Tim. 3:1, 5, 7, 13, 4:3-4). Paulus menubuatkan bahwa jalannya zaman gereja akan diwarnai oleh kesesatan yang semakin hebat, oleh serangan guru-guru palsu yang akan menyangkali iman, dan itulah persis yang kita lihat hari ini. Nubuat-nubuat lain menggambarkan kedatangan dan penghakiman atas guru-guru Alkitab yang menyangkali Kristus sebagai Tuhan, yaitu persisi yang dilakukan oleh Bart Ehrman dan teman-teman liberalnya (mis. 2 Petrus 2; Yudas). Jika Perjanjian Baru adalah suatu kumpulan mitos dan kebohongan sebagaimana diklaim oleh orang-orang seperti Bart Ehrman, mengapakah ia mengandung nubuatan yang sedemikian tepat?

Berita Mingguan 23 Mei 2009

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary
Untuk berlangganan, kirim email ke: gits_buletin-subscribe@yahoogroups.com

KATEDRAL ANGLIKAN MENYIARKAN LAGU LENNON YANG ATHEISTIK
Lonceng-lonceng Katedral Anglikan di Liverpool, menyiarkan lagu John Lennon yang atheistik berjudul "Imagine" tiga kali tanggal 16 Mei lalu. Seorang jurubicara katedral tersebut mengatakan, "Kami merasa bahwa lagu ini telah menginspirasikan banyak orang untuk memikirkan tentang hubungan mereka dengan Allah dalam hidup mereka" ("Imagine That," The Daily Mail, 17 Mei 2009). Sungguh, banyak anggota Gereja Anglikan tentunya tidak bermasalah sedikitpun untuk membayangkan, bersama Lennon, bahwa tidak ada surga atau neraka. Pada tahun 1994, dilaporkan oleh Sunday Times (31 Juli), bahwa sedikitnya 100 imam Anglikan adalah atheis yang tidak percaya pada "Allah yang eksternal dan supranatural. " Tahun 1996, komisi doktrinal dari Gereja Inggris mengatakan bahwa neraka bukanlah tempat yang ada api dan penyiksaan kekal, dan Uskup Episkopal, John Spong, menulis dalam papernya bahwa gambaran Allah sebagaimana dalam Alkitab "tidak berlaku lagi" (ENI, 6 Des. 1996). Pada bulan September 2008, Gereja Inggris secara resmi meminta maaf kepada Charles Darwin karena telah menolak teori evolusinya ("Church Makes `Ludicrous' Apology," The Daily Mail, 13 Sept. 2008). John Lennon adalah seorang anti-Kristus. Bukunya yang berjudul A Spaniard in the Works, menggambarkan Yesus sebagai El Pifico, "seorang Spanyol Katolik, fasis yang gendut, pemakan bawang putih, bau, kecil dan kuning, dan yang ******* (makian)." Dalam bukunya yang jahat itu, Lennon terus menghujati Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Dalam bukunya "I Found Out," Lennon menyanyi, "Tidak ada Yesus yang akan datang dari langit," dan dalam lagunya "God," ia mengatakan, "Saya tidak percaya Alkitab. Saya tidak percaya Yesus. Saya hanya percaya saya sendiri." Dalam sebuah wawancara dengan sebuah koran di Inggris, Lennon mendefinisikan Allah dengan kata-kata di bawah ini: "Semua energi adalah Allah. Energimu sendiri dan energi mereka, entahkan sedang melakukan hal-hal yang ilahi atau hal-hal yang tidak ilahi" (The Daily Sketch, 9 Okt. 1967). Lennon dan Yoko Ono terlibat occultisme secara mendalam. Buku-buku seperti "Hellhounds on their Trail" yang ditulis oleh Robert Rosen, dan juga buku "Lennon in America" oleh Geoffrey Giuliano, menggambarkan bagaimana Lennon membeli seluruh bagian tentang occult di berbagai toko buku, berkonsultasi dengan kartu tarot, ahli astrologi, dan orang-orang psikis, belajar mengucapkan mantra, mengejar kekuatan magis dari artifak-artifak Mesir, dan percaya dalam reinkarnasi.
Editor: Mengherankan bahwa banyak orang "Kristen" yang suka lagu-lagu oleh Lennon dan juga tokoh-tokoh Rock `n Roll lainnya. Hidup mereka bertentangan penuh dengan Kristus, dan itu tercermin juga dalam lagu-lagu mereka.

JIMMY CARTER MENGATAKAH BAHWA KETIDAKHARMONISAN ANTARA ORANG-ORANG KRISTEN ADALAH "SEPERTI KANKER"
Berbicara di sebuah pertemuan regional New Baptist Covenant pada bulan April, mantan presiden U.S.A. itu menyamakan ketidakharmonisan antara orang-orang Kristen dengan "sebuah kanker yang menjalar dalam tubuh Kristus." Ia mengatakan bahwa cukuplah untuk percaya keselamatan "oleh kasih karunia melalui iman dalam Yesus Kristus," dan bahwa isu-isu lain harus "dikesampingkan" ("Jimmy Carter," The Christian Post, 27 April 2009). Ini membuat kita bertanya-tanya, mengapa Tuhan memberikan pada kita Alkitab yang demikian besar, jika sebagian besar isinya tidak atau sedikit berpengaruh! Pertemuan itu, yang diadakan pada tanggal 25-26 April di Wake Forest University di Winston-Salem, North Carolina adalah salah satu dari serangkaian konferensi regional yang muncul dari New Baptist Covenant Celebration pada Januari 2008 di Atlanta, yang mengumpulkan bersama 15.000 orang Baptis dari 30 lebih denominasi dan organisasi. Jimmy Carter adalah seseorang yang sangat salah dan yang tidak mempercayai kata-kata Alkitab. Satu-satunya hal yang diibaratkan kanker dalam Perjanjian Baru adalah pengajaran sesat. Rasul Paulus memberikan peringatan berikut " Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan. Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus, yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang" (2 Tim. 2:6-8). Faktanya, sang Rasul bisa saja mengacu kepada orang-orang seperti Jimmy Carter, yang telah merohanikan kedatangan kembali Kristus melalui penafsiran allegoris terhadap nubuat-nubuat Alkitab.

PEMIMPIN GERAKAN EMERGING CHURCH INGIN AGAR ORANG-ORANG KRISTEN YANG PERCAYA AKHIR ZAMAN "DI KONFRONTASI DENGAN KERAS"
Berikut ini disadur dari Lighthouse Trails, 4 Mei 2009: "Jika kamu adalah seorang Kristen yang percaya Alkitab adalah Firman Allah yang diinspirasikan dan percaya bahwa Yesus Kristus akan datang kembali, kamu sedang dimarginalisasikan. Dan mungkin kamu tidak sadar akan hal itu. Mungkin mengejutkan untuk tahu dari mana proses marginalisasi ini berlangsung. Kita bukan berbicara mengenai dunia hari ini....kita sedang berbicara mengenai orang-orang yang mengaku Kristen dan yang kebetulan sangat berpengaruh. Bahkan, salah satu dari mereka, Rick Warren, baru saja dinamakan oleh majalah Time sebagai anggota 100 orang paling berpengaruh di seluruh dunia. Dalam sebuah artikel bulan April 2009, di majalah Sojourner, pemimpin gerakan emerging church, Brian McLaren, dengan jelas menargetkan orang-orang Kristen yang percaya Yesus Kristus sedang datang kembali, mensinyalir bahwa tipe Kristen seperti inilah yang menyebabkan tidak ada damai di Timur Tengah.

Ia mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh orang-orang Kristen yang percaya akhir zaman ini adalah "buruk sekali," "mematikan," dan "terdistorsi. " McLaren mengatakan bahwa dia tumbuh besar dengan pandangan dispensasional (kepercayaan bahwa Yesus Kristus akan datang dan mendirikan kerajaanNya di bumi) tetapi lalu sadar bahwa pandangan ini "secara moral dan etika berbahaya." Ia menyamakan sistem kepercayaan ini dengan rasisme pada tahun 50an dan 60an.....Banyak yang lain telah bergabung dengan McLaren dalam usaha untuk memarginalisasi dan mendiamkan orang-orang Kristen Alkitabiah. Pembela utama Rick Warren (dan menurut informasi juga adalah seorang staf di Saddleback), baru-baru ini menayangkan sebuah artikel di Internet yang mengatakan bahwa pelayanan-pelayanan yang mempertahankan iman (ia memberi contoh Lighthouse Trails) adalah seperti bidat-bidat yang tidak stabil mentalnya, `yang bukanlah orang-orang normal, tukang komplain rata-rata, tukang kritik dan pengomel biasa yang tidak senang dengan hidup ini.....mereka mematikan.' Tony Campolo, dalam bukunya Speaking My Mind, mengatakan bahwa "orang-orang Kristen kaku yang percaya bahwa Yesus bisa saja datang segera," adalah "masalah sebenarnya bagi seluruh dunia."....Dalam bukunya Vintage Jesus, Mark Driscoll mengejek-ejek orang-orang Kristen yang percaya akan ada Armageddon dan pengangkatan (hal. 44, 157)."

MENYAMPAIKAN FIRMAN TANPA PEDULI RESPONSNYA
"Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya.... " (2 Tim. 4:2). Kita harus menyampaikan Firman Allah tanpa peduli bagaimana umat meresponinya, dan nabi-nabi yang dahulu adalah teladan yang hebat dalam hal ini. Allah memberitahu Yesaya, Yehezkiel, Yeremia, dan yang lainnya bahwa Israel tidak akan mendengarkan mereka, tetapi mereka tetap berkhotbah. Seringkali dalam zaman jemaat juga, umat Allah memberitakan Injil dengan hasil yang sedikit. Adoniram Judson menginjil di Burma selama 6 tahun sebelum ia mendapatkan petobat Burmanya yang pertama, dan setelah 12 tahun hanya memiliki 18 petobat. William Carey memberitakan Injil selama tujuh tahun di India, Robert Morrison selama tujuh tahun di Cina, dan Henry Richard selama tujuh tahun di Congo sebelum mereka mendapatkan petobat mereka yang pertama. Robert Moffatt bekerja selama delapan tahun di Kuruman (di ujung utara Afrika Selatan) sebelum ia mendapatkan petobatnya yang pertama. Para misionari American Congregational yang pertama, berkhotbah di Thailand sejak 1831 hingga 1849 tanpa seorang petobat pun, dan para Presbiterian Amerika berjuang di negara yang sama selama 18 tahun lagi sebelum mereka mendapatkan petobat mereka yang pertama. "Sampaikanlah perkataan-perkataan -Ku kepada mereka, baik mereka mau mendengarkan atau tidak, sebab mereka adalah pemberontak. Dan engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan kepadamu; janganlah memberontak seperti kaum pemberontak ini. Ngangakanlah mulutmu dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu" (Yeh. 2:7-8).

HATI-HATI TERHADAP GURU PALSU HENRY WRIGHT DENGAN PROGRAM KESEHATAN TOTALNYA
Henry Wright, gembala sidang dari Pleasent Valley Church, Thomaston, Georgia, dan juga pemimpin dari sebuah pelayanan yang bernama Be in Health, mengklaim bahwa semua sakit penyakit memiliki akar rohani. Jadi, hal-hal seperti aneurisma (penggelembungan pembuluh darah), stroke, wasir, dan pembengkakan pembuluh darah, misalnya, menurut dia disebabkan oleh ketakukan dan kekhawatiran. Ia menyalahgunakan baik Kitab Suci maupun ilmu kedokteran untuk "membuktikan" hal-hal yang dia katakan. Website dia berkata, "Kami berdedikasi untuk menghilangkan dan mencegah semua penyakit rohani, psikologis, dan biologis," dan "kehendak Allah yang sempurna adalah bahwa kamu tidak sakit." Sebaliknya, Rasul Paulus sendiri menderita suatu penyakit yang Allah tidak mau hilangkan (2 Kor. 12:7-10). Rasul yang bijak itu menyimpulkan, "Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus.

Sebab jika aku lemah, maka aku kuat" (2 Kor. 12:10). Kata "kelemahan" dalam bahasa Yunaninya adalah "astheneia," yang di bagian lain diterjemahkan "sakit" (Kis. 28:9) dan "penyakit" (Yoh. 11:4). Pengkhotbah yang setia itu, Timotius, secara fisik lemah dan sering sakit, dan Paulus tidak menawarkan padanya suatu program kesehatan yang sempurna (1 Tim. 5:23). Paulus juga terpaksa meninggalkan teman sekerjanya Trofimus di Miletus karena dia sakit dan Allah tidak menyembuhkannya (2 Tim. 4:20). Seorang istri yang terganggu menulis kepada Rick Miesel dari Biblical Discernment Ministries pada bulan November 2002, dan menjelaskan bahwa suaminya telah menghadiri seminar Wright, dan pulang ke rumah "sambil berkata bahwa dosa adalah setan, kanker adalah kepahitan, kebanyakan penyakit memiliki akar rohani, dan bahwa segala sesuatu di planet ini yang kurang dari 70 tahun umurnya adalah kutuk, dll." Wright mengatakan di seminar tersebut, "Hati-hati ketika kamu pulang ke rumah, karena Setan akan mencoba dan menggunakan orang yang terdekat denganmu untuk membuatmu meragukan apa yang telah kami ajarkan padamu." Sama sekali tidak ada peringatan dalam seminar tersebut untuk menguji segala sesuatu dengan Firman Allah (1 Tes. 5:21) dan memegang yang baik (Kis. 17:21). Sebaliknya, orang tersebut diajarkan untuk menerima pengajaran tanpa kritik. Ketika istrinya memanggil dia dan bertanya apakah dia menggunakan pengujian yang alkitabiah, ia memberikan jawaban yang bodoh dan berbahaya, "Saya tidak akan memfitnah orang-orang ini dengan cara tidak setuju dengan mereka."

Wednesday, June 03, 2009

YESUS MATI BUKAN HARI JUMAT tapi RABU SORE!

K


ebanyakan dari kita menganggap bahwa Yesus mati pada "Jumat Agung" dan bangkit dari antara orang mati pada "Easter" (Paskah) Minggu pagi. Oleh karena Yesus berkata Ia akan bangkit pada "hari ketiga," ada yang menghitung bagian dari hari Jumat sebagai satu hari, hari Sabtu sebagai hari kedua, dan sebagian hari Minggu sebagai yang ketiga. Itu menunjukkan bahwa terkadang sebuah ekspresi seperti "hari ketiga" dapat termasuk hanya bagian dari hari itu, yaitu sebagian dari satu hari yang termasuk dihitung sebagai sehari penuh. Ensiklopedia Yahudi berkata, bahwa hari saat pemakaman, meskipun pemakaman itu mungkin terjadi pada akhir petang, dihitung sebagai hari pertama dari tujuh hari masa perkabungan.[1] Contoh lain dari bagian dari hari yang dihitung untuk sehari penuh, sebagaimana adanya, terdapat pula di dalam Alkitab, seperti pernyataan berikut ini oleh Yesus: ……"Lihatlah Aku mengusir iblis dan menyembuhkan orang hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai. Namun Aku harus berjalan hari ini dan besok dan hari berikutnya; sebab tidak semestinya seorang nabi mati diluar kota Yerusalem" (Luk 13:32-33). Dalam kasus ini, "hari ketiga" akan berarti sama seperti "hari yang berikutnya (setelah besok)"—tiga hari, walaupun hanya bagian dari hari-hari itu yang terlibat. Banyak orang merasa bahwa ini menerangkan elemen waktu antara pemakaman dan kebangkitan Kristus.


Monday, June 01, 2009

TOKO BUKU ONLINE

Buku-Buku Penting Terbitan STT GRAPHE


Menjual Buku-Buku terbitan STT Graphe yang ditulis oleh Dr. Suhento Liauw, Dr. Steven Liauw, dan Dr. Andrew Liauw.
3 buku pertama dibawah ini adalah karya penting Dr. Suhento Liauw, Th.D
1. Doktrin Keselamatan Alkitabiah
Tebal: 318 halaman Harga: Rp. 60,000.-
2. Doktrin Alkitab Alkitabiah
Tebal: 216 halaman Harga: Rp. 50,000.-
3. Doktrin Gereja Alkitabiah
Tebal: 198 halaman Harga: Rp. 40,000.-
4. Guru Sekolah Minggu Super
Tebal: 120 halaman Harga: Rp. 35,000.-
Guru_SM_super_front-228x2285. Vitamin Rohani I
Tebal: 130 halaman Harga: Rp. 35,000.-Berisikan 15 khotbah ringkas Dr. Suhento Liauw.
6. Vitamin Rohani I I
Tebal: 120 halaman Harga: Rp. 35,000.-Berisikan 15 khotbah ringkas Dr. Suhento Liauw.
7. Cara Membedakan Mujizat Allah & Iblis
Tebal: 116 halaman Harga: Rp. 35,000.-
8. Theology of Local Church Missions
Tebal: 236 halaman Harga: Rp. 35,000.-
9. Doktrin Yang Benar
Tebal: 138 halaman Harga: Rp. 35,000.-
10. Benarkah Menjadi Kristen Akan Kaya?
Tebal: 114 halaman Harga: Rp. 35,000.-
11. Cara Menafsir Alkitab Dengan Tepat & Benar
Tebal: 164 halaman Harga: Rp. 35,000.-
12. Melayani Tuhan Atau Perut?
Tebal: 136 halaman Harga: Rp. 35,000.-
13. Ketiadasalahan Alkitab (oleh: Dr . Steven E. Liauw)
Tebal: 210 halaman Harga: Rp. 50,000.-
14. Glossolalia – Bahasa Lidah (oleh: Dr . Steven E. Liauw)
Tebal: 300 halaman Harga: Rp. 60,000.-
15. Bundel Pedang Roh – 50 edisi
Berisi 50 edisi Pedang Roh Harga: Rp. 100,000.-
16. HUMNOI
Buku nyanyi yang diterbitkan oleh GRAPHE. Terdiri dari 404 lagu himne pilihan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Dijual bebas.
Harga: Rp. 50,000.-
Alkitab_dan_Evolusi_front-228x22817. Musik Duniawi dalam Gereja (oleh: Dr. Andrew Liauw)
Tebal: 157 halaman Harga: Rp. 50,000.-
18. Alkitab dan Evolusi (oleh: Dr. Andrew Liauw)
Thesis M. Th. Andrew Liauw yang dijadikan buku
Tebal 246 Halaman Harga Rp 50.000.-

BUKU SAKU Ukuran 16 X10.5 cm

1. Membangun Jemaat Yang Berkualitas
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 15,000.-
2. Mengapa Harus Mengembalikan Persepuluhan?
Tebal: 32 halaman Harga: Rp. 15,000.-
3. Wanita Kristen Y ang Memuliakan Allah
Tebal: 62 halaman Harga: Rp. 15,000.-
4. Apakah Gerakan Ekumene Itu Alkitabiah?
Tebal: 52 halaman Harga: Rp. 15,000.-
5. Apakah Gerakan Kharismatik Itu Alkitabiah?
Tebal: 52 halaman Harga: Rp. 15,000.-
6. Sudahkah Anda Menerima Baptisan Alkitabiah?
Tebal: 44 halaman Harga: Rp. 15,000.-
7. Memahami & Menjelaskan Allah Tritunggal Secara Alkitabiah.
Tebal: 40 halaman Harga: Rp. 15,000.-
8. Tata Cara Ibadah Yang Alkitabiah
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 15,000.-
9. Pendeta, Gembala, Majelis, Diaken, manakah yang benar?
Tebal: 48 halaman Harga: Rp. 15,000.-
10. Apakah Semua Gereja Sama?
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 15,000.-
11. Apakah Baptisan & Pengurapan Roh Kudus Itu?
Tebal: 74 halaman Harga: Rp. 15,000.-
Buku Ukuran 21 X 9,5 cm
Cover depan Buku (web)-228x2281. Membangun Keluarga Alkitabiah
Tebal: 114 halaman Harga: Rp. 25,000.-
2. Unta Melewati Lubang Jarum
Tebal : 220 Halaman Harga Rp. 35.000.-
3. Menjawab Ahmed Deedat
Tebal : 130 Halaman Harga Rp. 25.000.-

4. Bahaya Saksi Jehovah

Tebal : 165 Halaman Harga Rp. 30.000.-
5. Nubuatan, Bahasa Lidah, Karunia Mujizat, dan Usir Setan, Masih Adakah?
Tebal: 194 Halaman Harga Rp. 30.000.-

6. Kewajiban Utama Orang Kristen
Tebal: 70 halaman Harga: Rp. 20,000.-
7. Bukti Saya Telah Lahir Baru
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 20,000.-
8. Tak Kenal Maka T ak Cinta
Tebal: 52 halaman Harga: Rp. 20,000.-
9. Hakekat Kebebasan Beragama
Tebal: 54 halaman Harga: Rp. 20,000.-
10. Apakah Semua Agama Sama?
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 20,000.-
11. Domba Korban
Tebal: 40 halaman Harga: Rp. 20,000.-
12. Kesalahan Kain, Bileam & Korah
Tebal: 92 Halaman Harga Rp. 25.000,-
13. Sikap Alkitabiah Orang Kristen Terhadap Pemerintah
Tebal: 62 halaman Harga: Rp. 20,000.-
14. Misteri Kerajaan Sorga
Tebal: 166 halaman Harga: Rp. 30,000.-
15. Kapan Saja Saya Mati, Saya Pasti Masuk Surga
Tebal: 64 halaman Harga: Rp. 15,000.-
16. Kontroversi Nama Pencipta
Tebal: 80 halaman Harga: Rp. 25.000,-
17. Kristus Disalib Hari Rabu, Bukan Hari Jumat
Tebal: 74 halaman Harga: Rp. 20,000.-
Membahas tentang pernyataan Tuhan Yesus bahwa Ia akan berada di rahim bumi selama tiga hari tiga malam.
18. Manakah Yang Benar, Perjamuan Kudus atau Perjamuan Tuhan?
Tebal: 40 halaman Harga: Rp. 20,000.-
DAPATKAN KHOTBAH SERI DALAM BENTUK CD MP3 “Kebenaran Yang Memerdekakan”
Berisi 8 khotbah yang harus didengar oleh setiap orang
Harga: Rp. 15,000.-
oleh Dr. Suhento Liauw & Dr . Steven E. Liauw
Cara Pembelian: sms kan pesanan anda lewat sms ke 08180.4253.065 atau 0898.5116.980. sebutkan dalam sms nama+alamat lengkap anda.

DVD KUMPULAN PDF BUKU2 DEDE WIJAYA

Dapatkan seharga 100 ribu (sudah termasuk ongkos kirim), yang terdiri dari:
-95 DALIL ALKITABIAH, 12 Halaman
-Pesona Alkitab 1 (cetakan ke-3), 137 Halaman
-Pesona Alkitab 2, 93 Halaman
-Profil 101 Gereja Lokal dan Sinode di Indonesia (Lengkap dg Gambar, Bagan, Pendiri dan tgl berdiri, Ketua Sinode, dll), 795 halaman
-Daftar TABEL PERBEDAAN KS ILT (Kitab Suci INDONESIAN LITERAL TRANSLATION) Edisi II dan ALKITAB LAI Terjemahan Baru (LAI-TB), 155 Halaman
-Gereja Top Ten Indonesia, 184 Halaman
-Pengkhotbah Top Ten Indonesia, 94 Halaman
-Menjawab 111 Kontradiksi Alkitab PL, 280 Halaman
-Menjawab 157 Kontradiksi Alkitab PB, 464 Halaman
-TANGGAPAN TERHADAP BUKU KASUS BESAR YANG KELIRU KONTROVERSI YESUS KRISTUS (Frans Donald), 197 Halaman
-68 Artikel Pilihan Blog Terbaik, 84 Halaman
-3000 situs Rohani Kristen (Menemui Tuhan di Dunia Cyber), 463 halaman
-44 KRITIK TERHADAP GEREJA DAN GEMBALA, 106 Halaman

Artikel-Artikel Menarik:
-DAFTAR 250-an FILM ROHANI KRISTEN BERMUTU, 18 Halaman
-63 CIRI GEREJA ALKITABIAH, 11 Halaman
-48 NUBUAT LUAR BIASA TENTANG MESIAS, 17 Halaman
-Pengakuan Iman Kristen Fundamental, 3 Halaman
-100 AYAT YANG MEMBUKTIKAN BAHWA YESUS ADALAH ALLAH SEJATI, 28 Halaman
-BAPTISAN ANAK KECIL, 25 Halaman

Sangat Bermanfaat Bagi Anda dan Kaum Awam manapun.

2 DVD Khotbah Mp3 Indonesia dan Inggris, Rp 80rb
2 DVD Kumpulan Video Teologi, Rp 80rb
DVD Kumpulan PDF Buku Umum, Rp 40rb
sms kan pesanan anda, serta nama dan alamat lengkap ke: 08180.4253.065, silahkan Transfer ke Rek. BCA a.n. Dede Wijaya No Rek .037.229.3738, lalu infokan segera via sms.

Tuesday, May 26, 2009

NAMA TUHAN YANG DIPERDEBATKAN




NAMA TUHAN YANG DIPERDEBATKAN

Download PDF-nya dengan klik link berikut: NAMA "ALLAH" YANG DIPERDEBATKAN

Perdebatan Nama Pribadi/Diri (Proper Name) Tuhan semakin hari semakin terlihat. Baca artikel GERAKAN NAMA SUCI yang ditulis Ir. Herlianto dalam websitenya www.yabina.org.

Saya pikir hampir semua orang Kristen sudah mengetahui mengenai YHWH-JHVH-YAHWEH-JEHOVAH atau simplenya mengenai 4 huruf Tetragramatton yg bisa dibaca di wikipedia, theopedia, dll. Hanya sedikit orang Kristen yang mengetahui bahwa Nama Diri Tuhannya (selain YESUS-Nama Tuhan ketika berinkarnasi jadi manusia) adalah YAHWEH.

Mengapa? Karena hampir seluruh penerjemahan Alkitab masa kini telah menerjemahkan Nama Diri Tuhan yang otentik Alkitabiah itu menjadi KURIOS (Yunani), DOMINI (Latin), LORD (Inggris), SEIGNEUR (Prancis), HERR (Jerman), SENOR (Spanyol), SENHOR (Portugis), HEER (Belanda), dan dalam bhs Indonesia: “TUHAN” dan “ALLAH” (semua huruf besar).

Friday, May 22, 2009

Pengalaman Mengikuti CIBFEST 2008

Dunia Kristiani di Indonesia mendapatkan satu kompetisi baru dalam dunia maya yaitu Kompetisi Blog Kristen Christian Indonesian Blog Festival tahun 2008. Tepatnya april tahun lalu saya join dan mengikuti kompetisi para Blogger Kristen. Dengan mengajukan dua blog yaitu dedewijaya dan dedewijaya, saya berpikir dengan dua blog mungkin peluang saya lebih besar untuk memenangkan salah satu kategori dari 4-5 kategori yang dilombakan.

Dua minggu terakhir, posisi saya masih di Peringkat 1 dalam Kategori Vote Terbanyak. Untuk kategori yang lain blog saya tdk masuk, misal Kategori Blog Baru 2008, karena saya sudha buat blog tahun 2006/2007, dll. Banyak juga kesaksian dari para pemenang. Rata-rata pemenang mendapatkan IPOD. Satu pemenang memang sudah lama berencana ingin membeli IPOD, namun oleh orang tuanya belum terlaksana. Eh, ternyata dia dapat IPOD lewat Lomba ini. Terjawab sudah keinginannya dan doanya dikabulkan Tuhan.

Gara-gara ikut Lomba CIBFEST ini, saya dianggap Blogger Nasional papan atas:) hahahaha, benar juga setidaknya bertahan 2 Minggu diperingkat satu. Banyak teman gereja dan teman2 penulis, yang juga turut mendukung memberi Vote. Karena dari para voter pun memperebutkan hadiah IPOD juga. Jadi keduanya diuntungkan baik Blogger maupun Voter.

Saya ingat, bagaimana saya berusaha melakukan perbaikan dalam perwajahan di blog saya demi supaya enak dilihat. Saya juga mulai menaruh HIT COUNTER pada April 2008 dan Puji Tuhan sekarang sudah mencapai angka yg cukup oke dech.

Sampai di situ sajakah? Oh tidak, CIBFEST hadir kembali tahun ini dalam CIBFEST 2009. Semua peserta CIBFEST 2008 otomatis akan terdaftar di CIBFEST 2009 ini. Nah bagi anda yg belum punya Blog, jangan kuatir, segera buat Blog Kristen anda dan daftarkan diri anda di CIBFEST 2009 ini.

Siapa tahu anda juaranya lho?! Sekiranya tdk juara, tdk usah kecewa, minimal anda sudah berkarya dan blog anda menjadi dikenal oleh teman2 seantero dunia, khususnya umat Kristen Indonesia. Tunggu apa lagi, Buruan men/women, ketik: Dede spasi THE MASTER kirim ke 888. Rebut hadiah uang senilai 1 juta bagi 3 pemenang. Hehehe serius amat sich:) hahahaha. (penulis menerima email pemberitahuan dari pihak CIBFEST, asyik:) )

PELAYANAN DUNIA INTERNET

Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Salah satu cara memberitakan Firman adalah melalui dunia internet, bisa melalui website atau blog atau mungkin juga lewat Chatting. Saya lebih sering melakukannya melalui wahana Blog dan website serta lewat milist2 Kristiani yg bisa saya ikuti. Dalam kesempatan ini saya ingin membagikan sesuatu melalui website/situs Direktori Kristiani. Dulu saya dan beberapa teman IT sempat berdiskusi untuk membuat Website/situs Kristiani terutama untuk kalangan anak muda berisi berbagai artikel kekristenan seperti Doktrin/pengajaran, Humor, Berita kegiatan gereja, dll. Namun sayang tidak terealisasikan karena kesibukan masing-masing. Akhirnya saya berpikir, cara yg paling sederhana dan yg bisa saya lakukan yaitu membuat blog dan website sederhana.

Cara lain untuk memberitakan Firman Tuhan tentu banyak, bisa lewat PI secara langsung door to door seperti yg dilakukan Bidat Mormon di USA, atau Bidat Saksi Yehuwa. Dua bidat ini sangat militan dan terorganisasi dalam PI Door to Door. Sebagai orang Kristen saya merasa malu dan tentu salut dengan mereka.

Cara lain lewat media massa seperti buletin, tabloid/koran/majalah rohani, kaset khotbah, cd/vcd/dvd khotbah, diskusi dan atau debat, dll. Contohnya Buletin Pedang Roh dari GBIA Graphe yg dibagikan Cuma-Cuma ke 4000 orang/gereja yang mau, Koran Reformata, Gloria, Keluarga, Tmore, Majalah Gfresh, Getlife, BAHANA, Gaharu, majalahnya Pdt.DR. HC Erastus Sabdono, dll. Ini termasuk pelayanan media dalam skala besar dan butuh dukungan dana, entah itu dijalankan secara gratis maupun bayar.

Ketika menulis artikel entah untuk buku atau artikel blog, banyaklah bantuan yg saya dapatkan terutama dari dunia internet yang sangat kaya dalam informasi. Meski saya akui masih banyak orang Kristen dan gereja Kristen menggarap website/situs dan blog dengan asal-asalan bahkan jarang update dan akhirnya mati, juga jarang dikunjungi karena kurang publikasi. Sangat disayangkan. Namun masih banyak juga yang menggarap dengan profesional atau cukup baik, karena mempunyai Tim IT dalam gereja atau perorangan.

Mau contoh, misalnya situs www.terangdunia.com, www.glorianet.org, juga www.yabina.org, mereka mempunyai Tim IT, dan lumayan diupdate berkala, ada yg harian, mingguan, bulanan. Situs yg baik dan banyak dikunjungi tentunya yg lebih sering diupdate berkala, berbobot dalam artikel dan berita, dll.

Beberapa teman IC dan teman2 milis, sudah lumayan banyak masuk ke situs Direktori Kristen ini. Saat ini sudah sekitar 6rb Hit Counter. Saya sudah mengumpulkan berbagai alamat situs kristen sejak tahun 2001 dan sebenarnya sudah sejak tahuan 2003 mungkin sudah saya muat di Web, cuma saya publikasikan hanya kepada teman2 dekat. Tahun 2005 adalah tahun yg saya cantumkan di web ini. Dulu alamat web ini begitu panjang www.geocities.com/dd123id/BARU.html saya persingkat menjadi www.webkristiani.co.cc.

Harapan, Motivasi saya awalnya hanya hobi semata, karena perkenalan saya dg dunia internet baru dimulai pada tahun 2001. Saya mengumpulkan satu per satu, bagaikan mengumpulkan butiran pasir di tepi pantai. Mengapa saya tertarik? Salah satunya karena saya suka belajar dari berbagai website kristen yg ada, juga suka mencari dan mengetahui info2 tt seputar dunia kekristenan.

Dalam web ini, maybe sudah 3rb alamat situs yg berhasil saya kumpulkan. Semuanya saya bagi dalam beberapa kategori, diantaranya

Situs Gereja2&Lembaga Gerejawi (Gereja2 di Indonesia, Situs Paroki/gereja Katolik, Situs Gereja Indonesia di Luar Negeri dan Gereja Luar Negeri yg ada di Singapore, USA, Australia, Singapore, Eropa, dll, Situs Grace Bible Church, Situs Gereja Baptis Luar Negeri, Situs Catholic Churches, Situs Reformed Church, Situs CHURCH of CHRIST CHURCHES / COC,Situs EVANGELICAL-LUTHERAN-PRESBYTERIAN CHURCHES, Situs PENTECOSTAL CHURCH , Situs ANGLICAN-ORTHODOX-EPISCOPAL-METHODIST CHURCHES, DENOMINASI LAIN-LAIN, INTERDENOMINATIONAL CHURCHES , DAFTAR WEBSITE GEREJA sumber lain),

Situs Katolik,

SITUS PELAYANAN ANAK,

SITUS PELAYANAN WANITA,

SITUS KELUARGA,

SITUS BIRO JODOH MUDA MUDI,

SITUS TEOLOGI & BIDAT,

SITUS ARTIS & TOKOH KRISTEN ,

SITUS LEMBAGA & YAYASAN,

Situs MISI & LEMBAGA MISI,

SITUS ALKITAB & PA, APOLOGETIKA, KHOTBAH,

SITUS DOA,

SITUS CHRISTIAN DRAMA,

SITUS PENERBIT BUKU,TOKO BUKU, FILM, DVD/CD/KASET,

SITUS MUSIK ,

SITUS PELAYANAN,

SITUS MINISTRY INTERNASIONAL,

SITUS MEDIA ELEKTRONIK TV,RADIO ,

Situs BERITA,MAJALAH,JURNAL,RENUNGAN HARIAN, KORAN,

SITUS NUBUATAN & AKHIR ZAMAN,

SITUS EURO 666 ,

Situs UNIVERSITAS-SEKOLAH KRISTEN-STT di NKRI & LN,

Situs SD/SMP/SMU KRISTEN/KATOLIK ,

Situs PENDIDIKAN UMUM ,

SITUS MILIST alias Mailinglist (anda bisa join dalam beberapa milist ini)

SITUS KESAKSIAN,

SITUS FUNDAMENTAL,

BLOG TEMAN2,

Situs PERSEKUTUAN MAHASISWA & PEMUDA,

SITUS KARTU UCAPAN,

SITUS NATAL,

SITUS PASKAH,

SITUS KEPEMIMPINAN/LEADERSHIP,

SITUS GAMBAR KRISTEN,

SITUS PENYEDIA JASA DOMAIN HOSTING & BLOG ,

SITUS TOUR&TEMPAT RETREAT KRISTEN DI LUAR NEGERI dan

SITUS REVIVAL & KEBANGUNAN ROHANI

Sekitar 3000 situs/website/blog sudah dikelompokkan dalam 38 Kategori di atas. Beberapa situs mungkin belum tepat dalam pengkategorian, namun sebagian besar sudah tepat. Kiranya teman-teman bisa menyebarkan info ini ke semua orang Kristen yg membutuhkan dan para hamba Tuhan yang saya yakin akan sangat berguna dalam mencari berbagai informasi seputar masalah Hidup dan Kehidupan, Pembelajaran Alkitab, Keluarga, Gereja, Sekolah&STT, musik, gambar, video, dll

Apa yang baru diupdate dalam situs webkristiani.co.cc ini? Cukup banyak tambahan situs yg saya temukan baik dari buku, e-book, google, atau juga informasi teman-teman yg mengirim email ke saya memberitahukan adanya situs baru yg mereka buat,dll mulai dari Situs mengenai Gereja-Gereja Baptis di Luar Negeri, beberapa situs tambahan Situs Fundamental yg penting buat belajar Alkitab, situs Seminary Luar Negeri, dll.

Kira-kira 85% dari semua situs ini berbahasa Inggris, dan 14,5 % berbahasa Indonesia serta 0,5% tersedia dalam bhs Jerman, Belanda, Mandarin, Ibrani, dll. Ada kuis nech? Berapa jumlah semua situs dalam webkristiani,co.cc, situs mana saja yg sudah mati? Hahahaha, kalo ada yg bisa jawab dg tepat hebatJ soalnya saya sendiri belum pernah menghitung dg pasti. Jangan-jangan kurang dari 3rb atau malah lebih ya?:) Who Body Knows?

Harapan saya selain berguna bagi semua yg browsing, mereka tentunya dapat berpartisipasi dalam mengembangkan Update website/situs, dg cara memberitahukan kepada saya via email yg tertera di bawah web, mana situs yg sudah mati, ganti nama, situs baru, dll sesuai kategori yg sudah ada.

Pada bagian atas saya cantumkan Hit Counter. Pada Bagian Bawah saya cantumkan posisi Teologi saya sebagai seorang kristen, sehingga orang-orang Kristen bisa mengetahui posisi teologi saya. Harapan saya, mereka bisa setuju dg saya dalam posisi teologi tersebut, sejauh saya menggali Alkitab dan belajar Alkitab, sehingga teman-teman bisa menghemat waktu, dan dg cepat tahu mana yg Benar. Dalam posisi Teologi, saya suka sampai pada hal yg kecil dan mendetail, sehingga bisa membedakan ajaran gereja yg satu dg yg lain. Seperti pernah saya katakan, semakin umum pengakuan Iman/posisi teologi gereja anda/anda sendiri, sangat mungkin, semua orang bahkan bidat sekalipun bisa masuk kategori yg sama dg anda/gereja anda. Semakin khusus dan mendetail Pengakuan iman/posisi teologi anda, akan semakin terlihat perbedaan anda dg gereja/orang lain.

Banyaklah uang yg sudah saya habiskan dengan berjam2 di Warnet, sambil mengumpulkan satu per satu situs demi situs. Dulu saya pikir, “Dede, Dede lu emang kurang kerjaan banget.” Namun saya yakin dihadapan Tuhan, pelayanan kecil ini bermanfaat bagi sesama. Contohnya, ada teman yg kesulitan dalam mencari tema tertentu dari situs kristen. Mereka pernah bertanya lewat sodara saya, maupun langsung kepada saya. Lalu saya tinggal menunjukkan alamat website ini yg baru saya pakai domain ini kira-kita akhir 2008, meski Cuma berlaku satu tahun, karena daftar gratis, dan tdk membeli versi domain berbayar.

Puji Tuhan, saat ini sudah ada laptop baru yg diberikan Cuma-Cuma kepada saya dari seorang Opa. Sehingga saya bisa pergi ke area HotSpot/Wi-Fi area. Baru sekitar 4 minggu lalu saya menerima Laptop itu.

Saya berharap sampai Maranatha, situs ini bisa terus eksis. Dengan meyakini, Tuhan YESUS bisa datang kapan saja, PERHAPS TODAY!

Kiranya Tuhan YAHWEH memberkati pelayanan yg kecil ini. GBU all

Visi saya KONSISTEN MENGABARKAN INJIL VIA Blog dan Situs

Misi saya Mewarnai dan Mengubah Dunia melalui Tulisan

Saya juga berharap suatu hari semua alamat website di atas bisa dijadikan dalam sebuah buku saku yg cukup tebal, dan bisa dibawa kemana-mana.

Bersukacitalah di dalam Tuhan, tetaplah berdoa.

Bersukacitalah di dalam Tuhan, *angkat tangan Pujilah Dia,

Bersukacitalah di dalam Tuhan di dalam YESUS Penyelamatku,

Muliakan Tuhan sbab Dialah Raja, kita umat-Nya memuji Dia,

skali lagi bersukacitalah di dalam Tuhan* GBU all

Wednesday, May 20, 2009

Berita Mingguan 16 Mei 2009

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary
(Didistribusikan dengan gratis, dengan mencantumkan informasi sumber di atas)
Untuk berlangganan, kirim email ke: gits_buletin-subscribe@yahoogroups.com

ORANG-ORANG KRISTEN DIPENJARAKAN DI CINA
Berikut ini disadur dari “18 orang Kristen ditangkap,” Christian Newswire, 4 Mei 2009: “Tanggal 30 April 2009, sekelompok orang Kristen yang berjemaat di rumah-rumah dan para pemimpin grup gereja rumah China Gospel Fellowship (CGF) bertemu untuk mengadakan kebaktian di sebuah rumah di kota Xinye, propinsi Henan, ketika mereka diserbu oleh selusin perwira PSB. Delapan belas orang Kristen dibawa ke Biro Keamanan Umum (PSB/Public Security Bureau) kota Xinye. Mereka masing-masing dipaksa untuk membayar denda 1000 yuan (sekitar $150). Sampai dengan berita ini diturunkan, 16 orang Kristen masih ditahan oleh PSB, termasuk 10 orang pengkhotbah dari propinsi Hubei.”

ORANG YANG MATI SETELAH “DISEMBUHKAN” DI PENCURAHAN LAKELAND
Sebuah penyelidikan oleh majalah World telah menemukan bahwa sedikitnya dua orang dari antara mereka yang “disembuhkan” selama kebaktian penyembuhan Todd Bentley di Lakeland, Florida, ternyata telah meninggal akibat penyakit mereka. Berikut ini adalah cuplikan laporannya: “Christopher Fogle, dari Cedar Rapids, Iowa, senang sekali memancing. Aktivitas itu menjadi selingan bagi karirnya yang serba cepat selama 25 tahun di restoran Perkins. Tetapi ketika Fogle menderita kanker berat, perjalanan-perjalanan memancingnya yang menenangkan, terhenti. Hal itu menjadi pukulan yang berat bagi laki-laki 45 tahun yang aktif tersebut. Tetapi bagi Todd Bentley, pengkhotbah televisi dan seseorang yang mengklaim sebagai “penyembuh,” kanker tersebut adalah suatu kesempatan untuk “menyatakan kemuliaan Allah.” …..Pada puncak apa yang banyak orang sebut kebangkitan rohani, WORLD menanyai Bentley tentang penyembuhan-penyembuhan tersebut, misalnya seperti kasus Fogle, dan meminta daftar orang-orang yang disembuhkan di kebaktian-kebaktiannya. Para pembantunya memberitahu saya bahwa Bentley sedang keluar kota dan daftar orang-orang yang disembuhkan tidak dapat ditemukan. Tetapi, satu minggu kemudian, dan setelah berpuluh-puluh kali meminta, pelayanan itu akhirnya mengirimkan sebuah daftar 13 nama. Fogle adalah nomor 12 di daftar itu, bersama dengan catatan ini: “Disembuhkan melalui Pencurahan dan kini kembali memancing.” Itu adalah tanggal 8 Agustus 2008. Hanya ada satu masalah. Dua minggu sebelumnya, tanggal 22 Juli, Christopher A. Fogle, menurut catatan kematiannya di kota Keokuk (Iowa), “meninggalkan hidup ini….setelah pertarungan yang berani melawan kanker.” Melihat ulang daftar tersebut setelah hampir satu tahun kemudian memperlihatkan bahwa Fogle bukanlah satu-satunya orang yang “disembuhkan” tetapi telah mati. Ketika saya menelpon Phyllis Mills, dari Trinity, N.C., pada tanggal 22 April, untuk mendengarkan kesaksian penyembuhannya, seorang anggota keluarganya yang sopan menjawab, “Phyllis meninggal beberapa hari yang lalu. Bahkan saat ini juga kami sedang akan menuju penguburannya.” Mills, 66 tahun saat meninggal, menderita kanker paru-paru dan sedang menjalani terapi yang agresif ketika dia, menurut daftar tersebut, “disembuhkan di kebangkitan rohani.” Mills “sedang menjalani radiasi, tetapi dikirim pulang” menurut catatan di daftarnya Bentley, “tanpa jejak kanker di tubuhnya” (”Heal or Heel,” World, 23 Mei 2009). Kebangkitan rohani Bentley berakhir dengan skandal bulan Agustus 2008 setelah Bentley mengumumkan bahwa dia berpisah dengan istrinya. Bulan November 2008, Fresh Fire ministry menyatakan bahwa Bentley bersalah atas perzinahan dengan seorang “mantan staf,” dan pada tanggal 9 Maret 2009, Rick Joyner mengumumkan bahwa Bentley telah menikah dengan staf yang sama. Sobat, Allah memberikan kita petunjuk yang jelas dalam Kitab Suci mengenai penyembuhan, dan Yakobus 5 sama sekali tidak menggambarkan sebuah “kebaktian penyembuhan” yang kacau. Kita percaya ada penyembuhan ilahi hari ini melalui doa, tetapi kita tidak percaya akan para tukang show Pantekosta yang berpura-pura memiliki karunia penyembuhan yang sebenarnya hanya dimiliki Rasul (2 Korintus 12:12).

GURU DI INGGRIS DINON-AKTIFKAN SETELAH MENOLAK SESI CUCI OTAK HOMOSEKSUAL
Berikut ini disadur dari “Teacher Bucks Homosexual Training,” OneNewsNow, 6 Mei 2009: “Seorang guru Kristen di Inggris telah dinon-aktifkan setelah dia komplain tentang pemakaian jam kelas untuk mempromosikan homoseksualitas sebagai gaya hidup yang dapat diterima. Kwabena Peat adalah satu dari antara beberapa orang guru yang melakukan walk out pada hari training dan indoktrinasi yang diwajibkan oleh sekolah, dan ia melakukan itu karena kepercayaan Kristennya. LifeSiteNews.com melaporkan bahwa Peat menulis sebuah surat kepada tiga orang anggota staf yang mengorganisir sesi tersebut di Park View Academy. Dalam surat itu, ia menyatakan ketidaksetujuannya dengan pembicara dan pendiri dari program pro-homoseksual, Schools Out, Sue Sanders, yang menyatakan dalam presentasinya yang agresif bahwa orang-orang yang percaya homoseksualitas adalah abnormal perlu membereskan “hal-hal” dalam hidup mereka. Setelah surat tersebut, Peat dinon-aktifkan, dengan gaji tetap jalan, hingga sekolah nanti menentukan nasibnya sebagai seorang pegawai. Matt Barber, direktur masalah budaya di Liberty Counsel, menyatakan bahwa insiden itu adalah contoh perwakilan gerakan aktivis homoseksual. `Mereka bukan hanya ingin dibiarkan hidup, sebagaimana dinyatakan oleh salah satu pemimpin masyarakat homoseksual yang paling berpengaruh baru-baru ini,’ katanya. `Yang mereka tuju sebenarnya adalah untuk mendiamkan semua perlawanan terhadap gaya hidup homoseksual – bahkan jika hal itu didasarkan pada kepercayaan agama yang mendalam – dan mereka rela melakukan apa saja untuk hal itu.’”

ROMA MENARUH MARIA DI TABUT PERJANJIAN
Sebuah monstrance (monstrance adalah semacam alat yang dipakai oleh Gereja Roma Katolik untuk menampilkan hosti ekaristi mereka saat acara-acara khusus, seperti Eucharistic adoration atau Benediction of the Sacred Sacrament. Dalam acara khusus ini, wafer “suci” yang menurut mereka adalah tubuh dan darah Yesus yang sebenarnya, ditaruh pada alat yang disebut monstrance itu, lalu monstrance diangkat untuk disembah oleh umat. Inilah yang disebut “Eucharistic Adoration”) yang dibuat untuk Gereja St. Stanislaus Kostka di Chicago menggambarkan Maria berada di atas Tabut Perjanjian. Tangan Maria terbuka dan dua malaikat sedang berlutut di hadapannya. Monstrance tersebut, yang diberi nama “Our Lady of the Shrine, Ark of Mercy,” didedikasikan tanggal 31 Mei 2008 (Catholic News Service, 10 Juni 2008). Ini adalah murni penghujatan. Tabut Perjanjian dulu terletak dalam ruang Mahakudus dalam Bait Perjanjian Lama, di mana hadirat Allah berada (Keluaran 25:22). Malaikat tidak menyembah makhluk ciptaan (Kis. 14:11-15; Wah. 19:10). Monstrance ini menyatakan dogma Roma bahwa Maria adalah co-redemptress (sesama penyelamat) dengan Kristus, dan bahwa dia berdoa bagi orang dari surga dan membantu keselamatan mereka. Berikut ini adalah kutipan-kutipan Konsili Vatikan Kedua: “Seperti yang dikatakan oleh St. Irenaeus, dia (Maria) karena ketaatannya, menjadi penyebab keselamatan bagi dirinya sendiri dan seluruh umat manusia. Jadi tidak sedikit Bapa-bapa awal yang dengan senang menegaskan seperti dia (Irenaeus) dalam khotbah mereka…. `kematian melalui Hawa, KEHIDUPAN MELALUI MARIA.’ Persatuan antara IBU DENGAN ANAK DALAM KARYA KESELAMATAN ini dinyatakan mulai dari pembuahan perawan Kristus hingga kematianNya” (Dogmatic Constitution on the Church, pasal 8, II, 56, hal. 380-381). “Ketika diangkat ke Surga, dia (Maria) tidak meninggalkan jabatannya penyelamatannya, tetapi DENGAN DOANYA YANG BERLIPAT GANDA TERUS MENERUS MEMBERIKAN KITA KARUNIA KESELAMATAN KEKAL…..Demikianlah sang Perawan yang diberkati disebut dengan gelar ADVOCATE, HELPER, BENEFACTRESS, dan MEDIATRIX” (Dogmatic Constitution on the Church, pasal 8, II, 62, hal. 382-383).

Skandal-Skandal Pantekosta

SKANDAL-SKANDAL YANG BELAKANGAN INI TERJADI DALAM PANTEKOSTA
Oleh David Cloud
Diterjemahkan oleh Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary

Sejak mulainya, gerakan Pantekosta telah penuh dengan skandal, sebagaimana telah kami dokumentasikan dalam buku kami, setebal 317 halaman dengan ilustrasi, The Pentecostal-Charismatic Movements. Jika gerakan ini sungguh memiliki kepenuhan urapan dan kuasa Roh Kudus sebagaimana mereka klaim, kita tentunya tidak akan menyaksikan pertunjukan kedagingan yang sedemikian rupa, namun pada kenyataannya, skandal moral dan skandal-skandal lainnya telah terus menerus melanda gerakan ini. Berikut adalah contoh-contoh yang menonjol:

Pada tahun 1977, ORAL ROBERTS mengklaim bahwa Allah menampakkan diri padanya dan menginstruksikannya untuk membangun sebuah pusat medis yang disebut CITY OF FAITH. Pada tahun 1980, ia mengklaim bahwa ia berbicara “muka dengan muka” dengan Yesus yang tingginya 300 meter, yang memberitahu dia bahwa Dia akan menyelesaikan masalah-masalah finansial City of Faith. Tujuh tahun kemudian, Roberts mengatakan bahwa Allah menampakkan diri lagi kepadanya dan memberitahunya bahwa ia akan mati jika ia tidak mengumpulkan dana $8 juta dalam waktu 12 bulan. Ternyata penglihatan-penglihatan yang mengagetkan dan himbauan-himbauan yang tiada henti tidak dapat menyelamatkan City of Faith. Pada tahun 1989, Roberts menutup fasilitas tersebut untuk membayar hutang-hutang! Namun dunia Pantekosta secara umum tidak mencela Roberts sebagai seorang nabi palsu dan penipu. Ribuan orang terus berdatangan ke ORU (Oral Roberts University) dari gereja-gereja Pantekosta di seluruh Amerika, dan jutaan dolar terus mengalir ke pelayanan Roberts dari para pendukung yang polos.


Pada tahun 1989, JIM BAKKER, pemimpin PTL, sebuah program televisi Pantekosta yang sangat berpengaruh, masuk penjara karena menipu uang pendukungnya sejumlah $158 juta. Dia dibebaskan secara bersyarat pada tahun 1994 setelah menjalani 5 tahun dari vonis 45 tahun. Persidangannya membongkar gaya hidupnya yang mewah, termasuk enam rumah mewah miliknya dan bahkan rumah anjing yang diberi AC. Jaksa penuntut mendakwa Bakker telah menggunakan untuk kepentingannya sendiri, $3,7 juta uang yang telah diberikan kepada “pelayanannya.” Bakker juga berzinah dengan sekretaris gereja, Jessica Hahn, dan membayar lebih dari $250.000 untuk menutupi masalah itu. Istri Bakker, yang juga adalah mantan co-host klub PTL, Tammy Faye, menceraikan dia waktu dia berada di penjara, dan menikah lagi dengan Roe Messner, seorang teman lama keluarga, yang perusahaannya membantu mendirikan kompleks resor Heritage USA milik PTL. Hari ini, Tammy Faye memiliki pelayanan yang “tidak menghakimi” bagi para homoseksual. Dia muncul dalam parade-parade gay di seluruh negeri, termasuk suatu ketika di Washington D.C., saat ada kontes meniru Tammy Faye. Saat itu dia “dikelilingi oleh lelaki yang berdandan perempuan dengan make-up….” (Charisma News, November 2002). Pada bulan Januari 2000, Bakker memberitahu Larry King, “Setiap orang yang mati dalam Holocaust (penganiayaan Jerman terhadap Yahudi di Perang Dunia 2) sedang berada di surga.” Bakker mempertahankan doktrin sesat ini dalam sebuah surat kepada editor majalah Charisma bulan Juni tahun yang sama.

Satu tahun setelah skandal PTL menjadi berita utama di seluruh dunia, JIMMY SWAGGART, salah seorang pemimpin pengkhotbah Pantekosta di zaman modern ini, menciptakan skandalnya sendiri ketika dia tertangkap sedang bersama seorang pelacur. Ada waktu itu Swaggart memiliki jemaat 6000 orang di Baton Rouge, Louisiana, sebuah markas seluas 270 acre, sebuah Sekolah Alkitab, sebuah pelayanan televisi dengan pengaruh yang besar dan yang menjangkau banyak daerah di seluruh dunia (ditayangkan di 9700 stasiun dan jaringan), dan pemasukan untuk pelayanannya mencapai $142 juta setahun. Swaggart adalah sepupunya Jerry Lee Lewis dan kedua orang ini sungguh mahir menghantam piano, tetapi Jerry Lee mengejar karir dalam sebagai seorang musisirock and roll yang flamboyan sedangkan Jimmy mengejar karir sebagai penginjil yang flamboyan. Laporan dari sebuah crusade (KKR) Swaggart di Calgary, Alberta, menggambarkan tentang “volume musik gospel yang sudah seperti acid-rock” dan “pertunjukan yang bagus” di mana Swaggart “menghantam grand piano itu, sambil berkeringat dan bergaya seperti Elvis Presley” dan “mempengaruhi penonton seperti Frank Sinatra” (The Courier News, Elgin, Ill., 20 Mei 1991, hal. 5A). [Setelah kasus pelacur itu] Swaggart menolak untuk tidak naik mimbar selama setahun, sebagaimana ditetapkan oleh Sidang Jemaat Allah di Louisiana sebagai disiplin terhadap dirinya, jadi dia dikeluarkan tetapi dia tetap terus berkhotbah. Ia kehilangan tiga perempat penonton televisinya dan murid-murid sekolah Alkitabnya, dan juga sebagian besar jemaatnya; secara finansial dia ambruk. Tetapi skandal Jimmy Swaggart belum berakhir walaupun dia mengklaim bahwa dia telah bertanya kepada Allah, “Tuhan, apakah Engkau masih mau saya mengemban tugas ini?” Allah ceritanya menjawab dengan tegas, “Yaaaa! Kamu hari ini jauh lebih baik daripada sebelumnya” (”Swaggart Back in Pulpit with Tales of Nightmares and Revelation,” Religious News Service, 23 Mei 1988; dicetak ulang in Christian News, 3 Juni 1988, hal. 5). Dalam sebuah tayangan televisi pada bulan Mei 1988, Swaggart berani sekali menyombongkan diri: “Anda sedang menonton pengkhotbah yang bersih!” dan “Saya tidak berbohong!” (Don Matzat, “The Same Ol’ Jimmy,” Christian News, 16 Mei 1988). Mungkin hal ini karena Swaggart mencari konseling dari Oral Roberts dan Roberts katanya menyaksikan setan-setan berkuku panjang mencakar-cakar daging Swaggart, dan ia mengusir mereka (Huntsville Times, Huntsville, Alabama, AP report, 31 Maret 1988, dilaporkan dari Calvary Contender, 15 April 1988). Segampang itu. Pengusiran setan itu sepertinya tidak berhasil. Pada tahun 1991 Swaggart sekali lagi masuk masalah ketika polisi di Indio, California, menghentikan kendaraannya karena pelanggaran lalu lintas, dan menemukan bahwa wanita yang bersama dengan dia adalah seorang pelacur. Walaupun semua ini telah terjadi, Swaggart masih terus maju, walaupun pengikutnya tidak lagi banyak. Dalam program televisinya tanggal 12 Sept. 2004, dia berkata, “Saya belum pernah melihat seorang laki-laki pun yang saya ingin nikahi. Dan saya katakan sekarang dengan jelas dan terbuka; jika ada orang yang memandangi saya dengan cara seperti itu, saya akan membunuhnya dan saya akan bilang pada Tuhan bahwa dia sudah mati.”

Sampai dengan tahun 1980an, PETER POPOFF, seorang penginjil Pantekosta, memiliki pelayanan di 51 saluran televisi dan 40 saluran radio di banyak kota, dan pemasukan tahunan tujuh juta dolar. Ia juga mengadakan KKR penyembuhan di banyak kota, dan dalam acara-acara tersebut dia akan mempraktekkan “kata-kata pengetahuan” dengan cara menyebutkan nama, alamat, dan penyakit orang-orang asing yang hadir. Pada tahun 1986, tersiar berita bahwa “wahyu” luar biasa-nya Popoff sebenarnya diberikan padanya oleh istrinya setelah istrinya itu bercakap-cakap dengan orang-orang yang hadir. Dia [istrinya] mengirimkan informasi ini melalui sinyal radio dan Peter dapat mendengar suaranya melalui receiver kecil di telinganya. Sebuah tim skeptis menemukan penipuan ini dan merekam percakapan-percakapan pribadi tersebut dengan sebuah scanning receiver dan peralatan rekam (Los Angeles Times, 11 Mei 1986). Ketika ditanya mengenai hal ini oleh John Dart, seorang penulis rohani dari Los Angeles Times, Popoff menjawab bahwa istrinya hanya menyediakan 50% informasi dan sisanya dia dapatkan dari Tuhan! Popoff akhirnya terpaksa menyatakan bangkrut pada tahun 1987, tetapi pada tahun 1990 dia kembali lagi dengan sebuah buku baru berjudul Dreams, yang dia perkenalkan melalui sebuah iklan satu halaman penuh di majalah Charisma.

ROBERT TILTON, dipilih sebagai salah satu tokoh Pantekosta yang paling populer oleh para pembaca majalah Charisma pada tahun 1983. Dia muncul di halaman depan Charisma bulan Juli 1985, dan dia adalah pendiri dari Word of Faith Satellite Network, pembaca acara Success-N-Life, dan pendiri sekaligus gembala dari Word of Faith World Outreach Center di kota Farmers Branch, Texas. Ia mengajarkan doktrin “word of faith” (kata-kata iman)-nya Kenneth Hagin dan menjanjikan kemakmuran dan kesembuhan bagi mereka yang mendukung pelayanannya dan beriman. Ia menulis, “Kalian adalah…..makhluk jenis Allah” (Tilton, God’s Laws of Success, hal. 170-171). Pada tahun 1990 ia mengatakan: “Menjadi miskin adalah dosa, ketika Allah telah menjanjikan kemakmuran. Rumah baru? Mobil baru? Itu makanan ayam. Itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang Allah ingin lakukan bagimu” (John MacArthur, Charismatic Chaos, hal. 285). Tahun 1991, ketika pelayanannya memiliki pemasukan $80 juta, kerajaan Tilton tergoncang ketika program TV ABC PrimeTime Live, mengekspos gaya hidupnya yang berlebihan dan cara-cara pengumpulan dananya yang abu-abu. Propertinya termasuk sebuah rumah ukuran 11.000 kaki persegi dekat Dallas, sebuah condominium di Florida, sebuah yacht, dan asset-asset lain senilai $90 juta. Tayangan itu melaporkan bahwa pelayanan Tilton membuang ribuan surat permohonan doa yang belum dibaca ke tong sampah, walaupun Tilton mengklaim mendoakan mereka. Ia bahkan mengklaim: “Saya begitu sering berbaring di atas surat-surat permohonan doa itu sehingga kimia-kimia di dalamnya masuk dalam darah saya, dan…..saya mengalami dua stroke kecil di otak saya” (Robert Tilton, Success-N-Life, 22 November 1991). Walaupun Tilton memprotes bahwa dia adalah korban kebohongan dan menuntut ABC atas tuduhan fitnah, kasus itu tidak diterima oleh pengadilan. Karena skandal tersebut, Tilton kehilangan banyak penonton program televisinya dan kebanyakan anggota jemaatnya, tetapi dia masih mengudara dan masih memberitakan injil kemakmuran dan masih mengemis untuk sumbangan dan masih menjanjikan berkat Allah bagi mereka yang memberi.

Pada tahun 1991, kaset-kaset [khotbah] seorang “nabi” dari Kansas City, BOB JONES, ditarik dari katalog produk Vineyard Ministries International, setelah dia mengakui “gagal secara moral” (Lee Grady, “Wimber Plots New Course for Vineyard,” Charisma, Feb. 1993, hal. 64). Jones menggunakan otoritas rohaninya dan “pengurapan kenabiannya” untuk menipu para wanita agar melepaskan baju mereka.

Pengkhotbah Pantekosta, JAMIE BUCKINGHAM (1933-92), adalah penulis dari 40 buku yang terjual 20 juta eksemplar, editor utama dari majalah Ministries Today, seorang kolumnis majalah Charisma, dan gembala dari Tabernacle Church dengan 2000 jemaat di Melbourne, Florida. Buckingham memulai pelayanannya sebagai seorang gembala sidang denominasi Southern Baptist, tetapi setelah “dibaptis roh” di sebuah pertemuan Full Gospel Businessmen’s Fellowship, dia menjadi seorang Pantekosta. “Baptisan roh”nya Buckingham membuat dia menjadi seorang ekumenis radikal yang berseru untuk persatuan antara Katolik, Protestan, Baptis, dan Pantekosta. Dalam sebuah artikel yang berjudul “Bridge Builders” (Charisma, Maret 1992, hal 90), ia mengatakan bahwa tidak ada panggilan yang lebih tinggi dari pada membangun jembatan ekumenis dan ia menyanjung David Duplessis karena telah membangun jembatan antara Pantekosta dengan Roma Katolik, dan juga rabbi Yahudi, Yechiel Eckstein, karena membangun jembatan antara Yahudi dan Kristen. Buckingham mengajarkan bahwa Allah telah menjanjikan kesembuhan melalui penebusan Kristus, dan bahwa ketika dia terdiagnosa kanker pada tahun 1990, banyak tokoh Pantekosta, termasuk Oral Roberts, menubuatkan kesembuhannya Buckingham mengatakan bahwa Allah secara pribadi memberitahu dia bahwa dia akan hidup sampai dengan “minimal usia 100 tahun dalam kondisi sehat dan pikiran yang jernih.” Majalah Charisma edisi April 1991, mengupas kesaksian ini dalam artikel “My Summer of Miracles.” Perhatikan kutipan berikut dari artikel tersebut:

“Suatu hari istri saya…..tiba-tiba berbicara dengan keras [dan] berkata, `Penyembuhanmu telah dibeli pada salib.’ ….. Ini yang saya temukan. ANDA MENDAPATKAN APA YANG ANDA KATAKAN. Jika anda mau merubah sesuatu, anda harus cukup mempercayainya hingga mau mengatakannya…..Jika anda bicara tentang kemiskinan, kamu akan mendapatkannya. Jika kamu katakan bahwa kamu sakit, kamu akan (dan tetap) sakit…..apapun juga yang dokter katakan, saya menolak untuk mengatakan “Kanker saya.” Karena bukan milik saya. Dia milik Iblis. Saya tidak punya kanker. Saya punya Yesus. Kanker sedang mencoba memiliki saya, tetapi FIRMAN ALLAH MENGATAKAN BAHWA SAYA DISEMBUHKAN MELALUI APA YANG YESUS LAKUKAN DI KALVARI……Saya memasukkan sebuah rekaman video ke mesin video saya dan berbaring di sofa……Rekaman itu adalah khotbahnya Oral Roberts…..Saya langsung bangkit dari sofa dan berseru, `SAYA SUDAH SEMBUH!’ Istri saya melompat dari kursinya dan berseru, `Haleluya!’ Dan 30 menit berikutnya, kami hanya berjalan sekeliling rumah sambil menyerukan syukur kepada Allah dan menyatakan penyembuhan saya” (Jamie Buckingham, “My Summer of Miracles,” Charisma, April 1991).

Sepuluh bulan setelah terbitnya artikel tersebut, pada 17 Februari 1992, Jamie Buckingham mati oleh kanker sekitar 40 tahun lebih cepat dari ulang tahun ke-100nya. Bukan saja Jamie Buckingham memimpin orang lain menjadi sesat dengan pengajaran palsunya, tapi dia juga menipu dirinya sendiri.

Gereja Cathedral di Chapel Hill dekat Atlanta, Georgia, yang didirikan oleh EARL PAULK, telah banyak didera oleh skandal moral dan pengajaran palsu yang radikal. Pada puncak kekuasaannya, Paulk sangatlah berpengaruh. Dia menulis banyak buku, memiliki pelayanan televisi yang besar, pendiri dari International Charismatic Bible Ministries, dan juga adalah seorang “nabi” di organisasi Christian International Charismatic Bible Ministries milik Bill Hamon. Paulk menggabungkan doktrin Word-Faith dengan theologi Rekonstruksionisme atau theologi Dominion dan mempromosikannya secara gencar di kalangan Pantekosta. Mengenai doktrin Word-Faith, Paulk menggemakan pengajaran Kenneth Hagin, Kenneth Copeland dan yang lainnya ketika menulis: “Sama seperti anjing memiliki anak-anak anjing kecil dan kucing memiliki anak-anak kucing kecil, maka Allah memiliki illah-illah kecil. Sebelum kita menyadari bahwa kita adalah allah, dan sebelum kita mulai berlaku seperti allah, kita tidak bisa menampakkan kerajaan Allah” (Paulk, Satan Unmasked, hal. 96, 97). Paulk menggabungkan theologi Kingdom Now Word-Faith (bahwa orang-orang Kristen adalah allah-allah kecil dengan otoritas Kristus di bumi) dengan doktrin dominion (kekuasaan) bahwa gereja-gereja akan bergabung untuk mengambil alih dunia dari Setan dan memerintah atas dunia hingga Kristus kembali. Dia mengajarkan hal ini dalam buku-buku seperti Satan Unmasked (1984), Held in Heavens Until (1985), dan Ultimate Kingdon (1986). Paulk menulis dalam bukunya The Wounded Body of Christ, “Kita tidak perlu bertanya-tanya apakah Ia [Yesus] akan kembali; Ia TIDAK BISA. Kristus hanya bisa kembali ketika umat Allah telah mencapai kesatuan di mana Roh dan Mempelai berkata, `Mari datang’” (hal. 73). Hingga tahun 1992, Gereja Chapel Hill Harvester telah memiliki 12.000 anggota dan adalah salah satu gereja termakmur di Amerika, tetapi pada tahun itu DON PAULK, yang mengambil alih sebagai gembala sidang utama dari saudaranya Earl, mengaku telah menjalin hubungan yang “tidak pantas” dengan seorang staf wanita. Ia mengundurkan diri tetapi segera dilantik kembali oleh dewan gereja. Berbagai tuduhan dilayangkan oleh sekelompok wanita tentang hubungan seks dengan Paulk bersaudara, dan pada tahun 2001 seorang anggota gereja wanita lainnya menuntut di pengadilan bahwa Paulk melecehkan dia secara seksual waktu dia masih kecil dan juga pada tahun-tahun remajanya, tetapi tuduhan-tuduhan itu disangkali dan bagaikan disapu hilang. Pada bulan Agustus 2005, anggota gereja yang sudah lama dan juga seorang solois, Mona Brewer dan suaminya Bobby, yang adalah pendukung besar finansial gereja, mengajukan tuntutan terhadap Earl Paulk, dan mengatakan bahwa dia dimanipulasi untuk menjadi kekasihnya selama 14 tahun. Brewer mengatakan bahwa para anggota jemaat dikondisikan untuk taat tanpa syarat kepada sang gembala, yang menyebut dirinya “Uskup Agung Paulk,” dan dia [Paulk] mengajarkannya [Brewer] bahwa mereka yang memiliki kerohanian tinggi dapat menjalin hubungan seksual dan itu bukanlah zinah. Dia menyebutnya “hubungan kerajaan.” Brewer mengatakan bahwa Paulk bahkan membuat dia melayani anggota keluarga Paulk yang lain dan juga pengkhotbah-pengkhotbah tamu Kharismatik. Kasus ini difiturkan dalam program Paula Zahn Now di CNN, tanggal 19 Jan. 2006, tetapi sampai dengan Maret 2006, program televisi Paulk masih disiarkan di Trinity Broadcasting Network.

Pada tahun 2000, CLARENCE MCCLENDON, gembala sidang Pentecostal Church of the Harvest International di Los Angeles, dan juga seorang “uskup” terkenal di International Communion of Charismatic Churches, menceraikan istrinya, dan beberapa minggu kemudian menikahi wanita lain. Istri pertamanya, yang menuduhnya telah menjadi ayah seorang anak di luar nikah, membawa tiga orang anak mereka dan pindah ke Hawaii, tetapi Clarence meneruskan segala sesuatu seolah-olah tidak terjadi apa-apa dan dia mendapatkan segala dukungan yang dia perlukan. Majalah Charisma mengobservasi bahwa “dalam hanya beberapa bulan, anggota-anggota jemaatnya yang baru sudah berdansa-dansa di lorong-lorong fasilitas gedung baru mereka, dan pengkhotbah muda yang berbakat ini telah kembali di sirkuit konferensi, tanpa ditanya-tanya…..McClendon sangat suka masuk televisi Kristen, dan dia sering berbagi mimbar dengan pemimpin-pemimpin top dalam gerakan kita” (Lee Grady, “Sin in the Camp,” Charisma, Feb. 2002).

Pada tahun 2002, ROBERTS LIARDON, gembala sidang dari Embassy Christian Center di Irvine, California dan juga seorang penulis Pantekosta yang berpengaruh, mengakui bahwa dia terlibat dalam “hubungan homoseksual” (Charisma News, 31 Jan. 2002), walaupun dia sudah kembali lagi ke pelayanan dalam hitungan minggu sejak pengakuannya.

Pada tanggal 12 September 2004, Los Angeles Times melaporkan bahwa PAUL CROUCH dari TRINITY BROADCASTING NETWORK, pada tahun 1998 membayar $425.000 kepada Enoch Lonnie Ford, seorang pegawai di TBN, agar tidak membuat publik tuduhan-tuduhannya bahwa mereka melakukan hubungan homoseksual. Setelah Ford mengancam akan menuntut, barulah Crouch membayar hampir setengah juta dolar untuk mendiamkan masalah ini. TBN juga membayar hutang ribuan dolar kepada Ford. Crouch menyangkali tuduhan-tuduhan ini dan mencoba untuk menghitamkan karakter para penuduhnya, yang memang tidak sulit untuk dilakukan. Ford adalah seseorang yang sudah pernah dihukum karena pelanggaran seks dan obat-obatan, tetapi sangat aneh bahwa Crouch mau saja membayar jumlah yang besar itu jika tuduhan-tuduhan orang tersebut tidak benar. Ford menuliskan kesaksiannya tentang masalah ini, tetapi disegel oleh pengadilan setelah Crouch menuntut agar masalah ini dihapuskan.

Pada Oktober 2004, PAUL CAIN, nabi Pantekosta yang paling menonjol, terekspos sebagai seorang homoseksual dan seorang pecandu alkohol oleh Rick Joyner, Mike Bickle, dan Jack Deere, yang mengatakan bahwa Cain menolak untuk didisiplinkan (”Paul Cain, “Latter Rain Prophet of Renown Is Now Discredited,” The Plumbline, Desember 2004). Pada akhirnya, Cain mengakui dosanya dan berkata, “Saya telah bergumul dalam dua hal, homoseksualitas dan alkoholisme, untuk jangka waktu yang panjang. Saya meminta maaf telah menyangkali hal-hal kebenaran ini, dan bukannya mengakui mereka dengan terus terang” (”A Letter of Confession,” Februari 2005, http://web.archive.org/web/20050225053035/http://www.paulcain.org/news.html).

Pada November 2006, TED HAGGARD mengundurkan diri dari posisi gembala sidang senior dari Gereja New-Life di Colorado Spring yang beranggotakan 14.000 orang, dan juga dari posisi pimpinan National Association of Evangelicals karena terbongkarnya tindakan-tindakan dia terhadap seorang pelacur homoseksual bernama Mike Jones. Walaupun Haggard awalnya menyangkali tuduhan ini, ia pada akhirnya mengakui `sisi gelap’nya.” Sebuah surat dari Haggard dibacakan di Gereja New Life pada tanggal 5 November, dan di situ gembala sidang dan pendiri jemaat itu mengakui bahwa dia “bersalah akan dosa immoralitas seksual” dan adalah “seorang penipu dan pembohong.” Ia mengatakan, “Ada bagian dalam hidup saya yang begitu menjijikkan dan gelap dan saya telah berperang melawannya sepanjang hidup dewasa saya.” Haggard adalah seorang Kharismatik, seorang Injili, dan seorang ekumenis radikal. Pada Oktober 2005, Haggard mengatakan, “New Life tidak mencoba untuk menobatkan Katolik” dan “gereja ini tidak akan menghalangi anggotanya untuk menjadi Katolik atau untuk ikut misa Katolik” (Berean Call, Jan. 2006). Pada bulan Januari 2009, Brady Boyd, yang menggantikan Haggard sebagai gembala sidang senior di Gereja New Life, mengungkapkan bahwa Haggard juga terlibat dalam hubungan homoseksual dengan seorang anggota jemaat itu, dan “berlangsung untuk jangka waktu yang lama” (”Disgraced Pastor Faces More Gay Sex Allegations,” AP, 24 Jan. 2009).

Tahun 2007, tuntutan pengadilan terhadap Oral Roberts, mengenai pemecatan yang tidak benar, diajukan oleh beberapa mantan dosen [di Oral Roberts University], yang mengklaim bahwa anak sang pendiri, yaitu RICHARD ROBERTS, dan istrinya LINDSAY menyalahgunakan dana sekolah dan terlibat penyalahgunaan lainnya. Menurut tuntutan tersebut, mereka menghabiskan ratusan ribu dolar untuk membiayai gaya hidup mereka yang mewah, termasuk untuk sebuah kandang kuda untuk anak-anak putri mereka, sebuah perjalanan senilai $29.400 ke Orlando dan kepulauan Bahama naik pesawat jet milik universitas untuk seorang putri mereka beserta teman-temannya, dan juga belanja $39.000 di sebuah toko pakaian untuk Lindsay (”Healing ORU,” Christianity Today, September 2008). Tuntutan tersebut menyatakan bahwa rumahnya Roberts telah diremodel sebanyak 11 kali dalam 14 tahun terakhir, bahwa Lindsay sering melewatkan malam hari di rumah tamu ORU (Oral Roberts University) dengan seorang laki-laki 16 tahun, dan bahwa dia sering mendapat tagihan telpon lebih dari $800 per bulan, dengan “ratusan pesan teks yang dikirim antara jam 1 pagi hingga jam 3 pagi, kepada lelaki-lelaki bawah umur yang telah diberikan fasilitas telepon dengan pembiayaan universitas” (”Oral Roberts University Faces the Blue Screen of Death,” http://shakespearessister.blogspot.com/2007/10/oral-roberts-university-faces-blue.html). Para mantan dosen tersebut dipecat karena mencoba untuk mengekspos “kegagalan-kegagalan moral dari pimpinan dan juga kejanggalan-kejanggalan finansial.” Pada tanggal 13 November 2007, dewan dosen ORU mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Richard, dan dia mengundurkan diri dari posisi Presiden pada tanggal 23 November 2007. Lindsay adalah istri keduanya. Dia bercerai dengan Patti, istri pertamanya pada tahun 1979.

Pada Agustus 2007, televangelis (pengkhotbah TV) JUANITA BYNUM, menuduh suaminya, THOMAS WEEKS III, gembala dari Gereja Global Destiny di Atlanta, telah mendorong, memukuli, mencekik, dan menginjakkan dia ke tanah di halaman parkir sebuah hotel. Pasangan tersebut akhirnya bercerai (ini adalah pernikahan kedua bagi keduanya), dan pada November 2008, seorang deputi sherif mengantarkan kepada Weeks sebuah surat perintah pengusiran dari tanah gereja karena biaya sewa yang belum dibayar telah membengkak menjadi setengah juta dolar (”Prosperity Gospel on Skid Row,” Christianity Today, 15 Jan. 2009).

Pada tanggal 23 Agustus 2007, RANDY dan PAULA WHITE, keduanya gembala sidang dari WITHOUT WALLS INTERNATIONAL, sebuah gereja raksasa kharismatik dengan basis di Tampa, Florida, mengumumkan bahwa mereka akan bercerai setelah 17 tahun pernikahan. Randy mengatakan bahwa dia akan bertanggung jawab atas perpisahan ini, tetapi pasangan tersebut pada akhirnya mempersalahkan bahwa hidup mereka bergerak ke dua arah yang berbeda (”Interruption during Megapastors’ Divorce Announcement,” Tampa Tribune, 23 Agus. 2007). Ini bukanlah alasan yang Alkitabiah untuk cerai. Kristus hanya memberikan satu alasan yang sah, yaitu adanya perzinahan, namun kedua orang ini mengatakan “perpisahan ini tidak melibatkan pihak ketiga.” Jika mereka berdua bergerak ke arah yang berbeda, maka itu adalah dosa bagi mereka berdua. Allah menyatakan bahwa istri adalah penolong dari suami dan bahwa dia harusnya menjadi pengurus rumah tangga (1 Pet. 3:7). Randy telah menghabiskan berbulan-bulan pulang pergi ke Malibu, California, di mana dia memiliki rumah di tepi pantai. Paula, seorang pengkhotbah dan motivational speaker, membuat banyak perjalanan sebagai pembicara ke San Antonio, di mana dia baru-baru ini membeli sebuah rumah dan adalah “gembala pembimbing” dari Family Praise Center. Dia juga sering melakukan perjalanan ke New York City, di mana dia memiliki sebuah condominium di Trump Tower dan memimpin kebaktian bulanan di New Life by Design Empowerment Center. Ini adalah ketidaktaatan yang nyata terhadap Firman Allah, yang melarang dia untuk menjadi seorang pengkhotbah atau gembala (1 Tim. 2:12). Dan ini bukanlah perceraian pertama bagi kedua pengkhotbah kharismatik ini. Mereka memiliki empat orang anak dari pernikahan mereka masing-masing sebelumnya. Dalam realitanya, mereka sedang berdosa melawan Firman Allah sambil berpura-pura menjalani “masa percobaan” dan menjadikan diri korban dari situasi, dan sungguh menyedihkan, hal ini sangat biasa dalam kalangan kharismatik hari ini. Ketika Paula muncul dalam acaranya Carman di Trinity Broadcasting Network pada tanggal 12 dan 13 September 2007, dia disambut dengan tepuk tangan yang meriah. Dia memberitahu orang ramai yang menonton, “Perkembangan-perkembangan yang terbesar yang dialami oleh para lelaki maupun wanita milik Allah…..adalah yang terjadi dalam kondisi sulit, yang sedang menghadapi lawan…..Anda bisa memantapkan diri dan menaruh tangan di alat bajak dan berkata, `Oke, Tuhan, saya tidak mengerti hal ini; saya bahkan tidak suka hal ini. Tetapi apakah yang mau Engkau katakan padaku? Saya tidak akan bergeser.’” Yusuf dan Ayub bisa saja mengatakan hal demikian dan dengan sederhana percaya pada Allah dalam situasi sulit yang tidak pantas untuk mereka, tetapi ketika anda menderita karena dosa dan pemberontakanmu sendiri terhadap Firman Tuhan, maka itu cerita lain lagi! “Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah” (1 Pet. 2:20). Sebuah artikel di Tampa Tribune, bulan Mei 2007, mengandung pernyataan oleh mantan staf Without Walls yang bersaksi bahwa kini pasangan White telah menggeser fokus mereka kepada uang dan popularitas. Mereka mengkhotbahkan pesan kemakmuran kharismatik dan hidup secara mewah. Rumah mereka di Tampa ditaksir senilai $2,22 juta dan condominium di New Yord senilai $3,5 juta. Pada bulan November 2008, Evangelical Christian Credit Union memulai prosedur penutupan, menuntut pembayaran $12 juta hutang atas properti-properti gereja.

Dalam bulan Agustus 2008, “Pencurahan di Lakeland” yang berlangsung empat bulan dan dipimpin oleh TODD BENTLEY berakhir dengan skandal. Ada yang menubuatkan bahwa kebaktian-kebaktian penyembuhan di Lakeland, Florida, tersebut adalah awal dari kebangkitan rohani secara nasional dan bahwa ada kota-kota yang seluruhnya akan “berhenti.” Faktanya, adalah Pencurahan Lakeland yang berhenti setelah Bentley mengumumkan dia sedang berpisah dengan istrinya (”Todd Bentley, Wife Separating,” Charisme, 12 Agus. 2008). Satu minggu kemudian, diumumkan lebih lanjut bahwa Bentley mundur dari posisinya sebagai pemimpin Fresh Fire Ministries, setelah organisasi tersebut mengungkapkan bahwa ia terlibat dalam “hubungan tidak sehat” dengan seorang staf wanita (”Bentley Stepping Down,” OneNewsNow, 19 Agus. 2008). Kebaktian-kebaktian Lakeland tersebut mulai tanggal 2 April 2008, di Gereja Ignite, dan terus berlangsung setiap malam di berbagai tempat untuk lebih dari tiga bulan, dengan Bentley terus menerus berpraktek dengan cara memukul dahi orang, menjorokkan mereka, melemparkan Roh Kudus, berteriak “Blah, blah, blah, blah,” sambil berseru “Ayo, datang terima lagi,” dan berjalan keliling seperti orang mabuk. Ia pernah menendang seorang wanita tua di muka, memukulkan kaki seorang wanita pincang ke mimbar, mendengkuli seseorang lain di perut, dan memukul seorang lelaki sedemikian kuat, sehingga giginya copot. Teman, Allah telah memberikan instruksi yang jelas dalam FirmanNya tentang penyembuhan, dan Yakobus pasal 5 tidak menggambarkan suatu “kebaktian penyembuhan” yang gila. Kita percaya ada penyembuhan ilahi hari ini, tetapi kita tidak percaya bahwa kuasa itu diberikan kepada individu. Kita juga tidak percaya akan para tukang mujizat Pantekosta.

Juga pada Agustus 2008, MICHAEL GUGLIELMUCCI dari Sidang Jemaat Allah di Australia, mengakui bahwa selama ini dia telah berbohong mengenai dirinya menderita kanker stadium lanjut. Selama dua tahun terakhir, Guglielmucci, seorang worship leader populer dan mantan gembala sidang, mengklaim menderita kanker stadium akhir. Ia bahkan merekam sebuah lagu berjudul “The Healer” yang menjadi hit besar dan masuk dalam album Hillsong yang terbaru. Selama dua tahun, dia bahkan menipu istrinya dan orang tuanya dan teman-teman terdekatnya sehingga semua berpikir bahwa ia menderita kanker. Ia mengirimi surat kepada istrinya dari dokter-dokter palsu, mencukur rambutnya, berjalan dengan tongkat, dan ke mana-mana membawa tabung oksigen. Dalam salah satu penampilan dia di gereja yang mendapatkan sepertiga hit di You Tube, ia bernyanyi dengan selang oksigen di hidungnya! Dia mengklaim bahwa Allah memberikan kepadanya lagu tersebut setelah dia tahu bahwa dia menderita “sejenis kanker yang agresif.” Guglielmucci kini mengklaim bahwa dia telah memalsukan kanker tersebut untuk menutupi kecanduannya sejak lama akan pornografi. Dia adalah mantan gembala dari salah satu gereja pemuda terbesar di Australia, yang disebut Planetshakers. Baru-baru ini dia adalah worship leader di Edge Church International, sebuah gereja Sidang Jemaat Allah yang digembalakan oleh ayahnya, Danny. Hillsong adalah pelayanan dari Gereja Hillsong di Sydney, gereja terbesar di Australia dan sangat menonjol dalam bidang contemporary worship. Brian Houston, yang menggembalakan gereja itu dengan istrinya, adalah pemimpin AOG di Australia (yang kini dinamakan ulang menjadi Australian Christian Churches).