Showing posts with label kjv. Show all posts
Showing posts with label kjv. Show all posts

Wednesday, April 15, 2015

Jual ALKITAB Berbagai Ukuran dan Bahasa

PERKENANKAN SAYA MENAWARKAN ALKITAB DENGAN BERBAGAI UKURAN DAN BAHASA
SEMUA ALKITAB KONDISI BARU, ANTARA LAIN :
ALKITAB MIMBAR : 
UKURAN EKSTRA BESAR 24X35X4,6Cm Berat 2,5 Kg- 
SANGAT COCOK UNTUK DI MIMBAR DAN PEMAKAIAN PRIBADI
SAMPUL KARTON KERAS – ADA INDEKS
HARGA Rp. 375.000

Rp 475.000 dengan Deuterokanonika KATOLIK


ALKITAB & KIDUNG JEMAAT UNTUK USIA LANJUT 
UKURAN 13,5X21,5X3,5Cm Berat 800 Gr
UKURAN HURUF BESAR-BESAR, 

SAMPUL KULIT IMITASI – ADA INDEKS
HARGA Rp. 185.000,-



ALKITAB UNTUK USIA LANJUT 
UKURAN 13,5X21,5X3,5Cm Berat 800 Gr
UKURAN HURUF BESAR-BESAR, 

SAMPUL KULIT IMITASI – ADA INDEKS
HARGA Rp. 150.000,-

Tuesday, May 06, 2014

Berita Bulan MARET 2014

EJEKAN DAN HUJATAN MEMBUKTIKAN PENGILHAMAN ALKITAB
(Berita Mingguan GITS 29 Maret 2014, sumber: www.wayoflife.org)
Banyak orang di akhir zaman ini menghujat Allah dan Alkitab. Sebagai contoh, baru-baru ini Bill Maher, seorang pelawak terkenal di televisi Amerika, menghujat Tuhan. Maher berbicara mengenai kisah Alkitab tentang air bah Nuh, dan Maher memberitahu audiens-nya di HBO, bahwa Allah adalah seorang “pembunuh masal yang psikotik,” dan “seorang tiran,” yang “menghukum semua orang hanya untuk membalas beberapa yang dia tidak senangi” (“No, Bill Maher,” The Christian Post, 29 Mar. 2014).

Mendengar orang-orang tak beriman mengejek Tuhan, walaupun menyedihkan, tidaklah terlalu mengherankan. Yang paling mengherankan adalah mendengar orang-orang yang mengaku “Kristen” mengejek dan menghujat Tuhan. Pada tahun 1944, uskup Metodis, G. Bromley Oxnam, salah satu dari presiden pertama World Council of Churches, menyatakan bahwa Allah Perjanjian Lama adalah seorang “bully yang kotor.” (Preaching in a Revolutionary Age, hal. 79) Belakangan, orang-orang seperti William Young, penulis buku laris, The Shack, mengatakan bahwa “Allah yang menonton dari jauh dan menghakimi dosa” adalah “Zeus yang dikristenkan.” Rob Bell, mantan gembala dari sebuah mega-church, menyebut pemberitaan tentang neraka “pandangan murahan tentang Allah.” Dia mengatakan bahwa ada yang salah dengan Allah ini dan menyebutNya “menakutkan dan membuat trauma dan tidak dapat diterima.” Dia mengatakan bahwa kalau seorang ayah di dunia ini bertindak seperti Allah yang mengirim orang ke neraka, “sudah pasti kita akan menelpon organisasi perlindungan hak anak-anak.”