Showing posts with label keyakinan keselamatan. Show all posts
Showing posts with label keyakinan keselamatan. Show all posts

Monday, March 10, 2014

Seminar KESELAMATAN ALKITABIAH 31 Maret 2014


Brosur Seminar Soteriologi 2014 - medium

Seminar “Doktrin Keselamatan Alkitabiah“

APAKAH SETIAP ORANG YANG MENYEBUT NAMA YESUS AKAN MASUK SORGA?

Tema-tema yang akan dibahas:
Betulkah ada Tuhan? Kalau Tidak ada Tuhan atau ada Tuhan, Apa Urusannya dengan Saya? Apakah Manusia Boleh Memilih Masuk Surga atau Neraka? Apakah semua Tawaran Iman Akan Membawa Manusia ke Surga? Iman Bagaimanakah Yang Menyelamatkan? Apakah Semua Iman menyelamatkan? Benarkah Semua Agama Benar dan Pasti membawa ke Surga? Benarkah hanya ada SATU JALAN menuju SURGA? Bagaimana Cara Allah menghapus Dosa? Apa yang menjamin Anda yakin PASTI MASUK SURGA? Apakah Keselamatan Hanya Melalui Yesus, apakah perlu ditambah dengan Baptisan, Amal Dan Kerajinan Ibadah? Apa itu TULIP/Kalvinisme, Arminianisme, Masuk Surga karena Perbuatan Baik atau Iman, Kita selamat karena Dipilih Allah atau karena Bertobat dan Percaya kepada Tuhan Yesus?

Bayi Mati bagaimana nasibnya Masuk Surga atau Neraka? Apakah Semua Bayi yang mati, Termasuk Bayi Penjahat Akan Masuk Surga? Apakah Orang yang Sudah Mati Dapat Dimohonkan Keselamatannya? Orang Gila, Keterbelakangan Mental Matinya masuk Surga atau Neraka? Bagaimana dengan Nasib orang yang tidak pernah dengar Injil yang tinggal di Hutan atau daerah terpencil? Euthanasia atau Bunuh Diri apakah masuk Surga juga? Apa itu Dosa yang TAK TERAMPUNI? Bagaimana Nasib orang Kristen yang terus-menerus hidup di dalam DOSA?

Jika Iman Orang Berubah, Masihkah Ia Selamat? Dapatkah orang Kristen Murtad dan Terhilang alias Binasa? Sekali Selamat Tetap Selamat?  Iman Pemberian Tuhan atau Respon manusia? Di Surga manusia bisa berbuat Dosa? Masihkah ada Kehendak Bebas di Surga nanti? Keselamatan itu Bersyarat atau Tidak Bersyarat? Bisakah orang menolak Anugerah Keselamatan? Apa Bukti Seorang Telah LAHIR BARU? dan masih banyak lagi….

Ikuti Pembahasannya bersama Suhento Liauw, D.R.E., Th.D (Gembala Sidang GBIA GRAPHE, Rektor Graphe International Theological Seminary), pada:

SENIN, 31 MARET 2014
(Hari LIBUR NYEPI TANGGAL MERAH)
di Graphe International Theological Seminary
Jl. Danau Agung 2 no 5-7 Sunter Agung, Jak-Utara
Pkl. 09.00-15.00 WIB
Pembicara: Suhento Liauw, Th.D (Rektor STT GRAPHE)
Daftar segera ke Kontak untuk registrasi: Ketik SMS: [Seminar, Nama Anda] kirim ke HP: 0816 140 2354 atau 0897 972 8557 atau 021-96 828 362
Tempat Terbatas hanya bagi 400 orang pendaftar pertama.

Dapatkan brosur seminar ini di
- Mall Citraland (CL) di Toko Buku Rohani GOOD NEWS dan TB Tabitha,
- Mall Central Park di TB Victory dan Pondok Pujian,
-Mall Sunter di TB Metanoia.
- APL Tower CENTRAL PARK di Meja Resepsionist,
-Toko Buku BPK Gunung Mulia Pusat,
-Toko Buku LAI Salemba lt Dasar
- Perpustakaan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) lt 3 Salemba
-Toko Buku Graphe Sunter,
- Radio Berita Klasik - RBK AM 848.
Daftar segera!

Tuesday, November 11, 2008

KEYAKINAN AKAN KESELAMATAN

"Semuanya itu kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal." (1Yoh 5:13)

Setiap orang Kristen ingin memiliki keyakinan akan keselamatan yaitu kepastian bahwa pada saat Kristus datang kembali atau maut tiba, dia akan berjumpa dengan Tuhan Yesus di sorga (.Fili 1:23). Maksud Yohanes dengan menulis surat ini ialah supaya umat Allah boleh memiliki keyakinan itu (.1Yoh 5:13). Perhatikan bahwa sepanjang surat ini Yohanes tidak pernah menyatakan bahwa suatu pengalaman pertobatan di masa lampau merupakan keyakinan atau jaminan keselamatan. Menganggap bahwa kita memiliki hidup kekal hanya berdasarkan pengalaman yang lampau atau iman yang tidak hidup lagi adalah suatu kesalahan yang serius. Surat ini memberikan sembilan cara bagi kita untuk mengetahui apakah kita memiliki hubungan yang menyelamatkan dengan Yesus Kristus.

1) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita percaya "kepada nama Anak Allah" (.1Yoh 5:13; bd. .1Yoh 4:15; 5:1,5). Tidak ada hidup kekal atau keyakinan akan keselamatan tanpa iman sungguh-sungguh pada Yesus Kristus yang mengakui Dia sebagai Anak Allah, diutus untuk menjadi Tuhan dan Juruselamat kita

2) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita menghormati Kristus sebagai Tuhan dalam kehidupan kita dan sungguh-sungguh berusaha untuk menaati perintah-Nya. "Dan inilah tandanya bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran. Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui bahwa kita ada di dalam Dia" (.1Yoh 2:3-5; bd. .1Yoh 3:24; 5:2; Yoh 8:31,51; 14:21- 24; .Yoh 15:9-14; Ibr 5:9).

3) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita mengasihi Bapa dan Anak dan bukan dunia, dan jikalau kita mengalahkan pengaruh dunia. "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia" (.1Yoh 2:15-16; bd. .1Yoh 4:4-6; 5:4;

4) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita sudah biasa dan dengan tekun melakukan kebenaran dan bukan dosa. "Jikalau kamu tahu, bahwa Ia adalah benar, kamu harus tahu juga, bahwa setiap orang yang berbuat kebenaran, lahir daripada-Nya" (.1Yoh 2:29). Pada pihak lain, "barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis" (.1Yoh 3:7-10;1Yoh 3:9]

5) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita mengasihi sesama saudara seiman. "Kita tahu bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita ... Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah" (.1Yoh 3:14,19; bd. .1Yoh 2:9-11; 3:23; 4:8,11-12,16,20; 5:1; .Yoh 13:34-35).

6) Kita memilki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita sadar bahwa Roh Kudus berdiam di dalam diri kita. "Dan demikianlah kita ketahui bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita" (.1Yoh 3:24). Lagi, "Demikianlah kita ketahui, bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya" ( .1Yoh 4:13).

7) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita berusaha sungguh mengikuti teladan Yesus dan hidup seperti Dia, "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup" (.1Yoh 2:6; bd. .Yoh 8:12).

8) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita percaya, menerima dan tetap tinggal di dalam "Firman hidup", yaitu Kristus yang hidup (.1Yoh 1:1), dan dalam berita asli dari Kristus dan para rasul PB. "Dan kamu, apa yang telah kamu dengar dari mulanya, itu harus tetap tinggal di dalam kamu. Jika apa yang telah kamu dengar dari mulanya itu tetap tinggal dalam kamu, maka kamu akan tetap tinggal di dalam Anak dan di dalam Bapa" (.1Yoh 2:24; bd. .1Yoh 1:1-5; 4:6).

9) Kita memiliki keyakinan akan hidup kekal jikalau kita sungguh merindukan dan mengharapkan kedatangan Kristus untuk membawa kita bersama-Nya. "Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada- Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci" (.1Yoh 3:2-3; bd. .Yoh 14:1-3).