Showing posts with label kerajaan seribu tahun. Show all posts
Showing posts with label kerajaan seribu tahun. Show all posts

Thursday, October 01, 2015

Seminar Gereja di Akhir Zaman (Rapture) 14 Oktober 2015



Graphe mengajak orang-orang yang CINTA Kebenaran u/ mencari Kerajaan Allah dan KebenaranNya dalam Alkitab. Setiap dari kita yg haus akan KEBENARAN Firman Tuhan pasti tdk mau tertinggal dan masuk ke dalam zaman penganiayaan. Namun ada perkataan Tuhan Yesus dalam Lukas 18:8, “Akan tetapi, jika Anak Manusia datang, adakah Ia mendapati IMAN di bumi?”

Mengapa Sangat Sedikit yang terangkat? Bagaimana Iblis menyesatkan gereja2 agar tdk ada satu pun yg terangkat? Ingat, Rapture HANYA SEKALI dan pastikan bahwa anda Terangkat.

Inga… inga…. Waktunya sudah SANGAT DEKAT!

Thursday, April 26, 2012

Pertanyaan dan Jawaban SEMINAR AKHIR ZAMAN, 22 MEI 2005 di GKKK Jogja

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara tertulis dalam SEMINAR ESKATOLOGI, 22 MEI 2005 di GKKK Jogjakarta

Tinta merah adalah pertanyaan
Tinta hitam adalah jawaban

Tanda-tanda apa saja yang bisa dilihat menjelang akhir zaman? Apa saja yang belum tergenapi?
Beberapa diantaranya ialah :
Tanda-tanda yang disebutkan Yesus : Mat 7 : 15-23,24:3-44 ; Luk 17:20-37, 21:7-19, 25-33
Yang disebutkan Paulus : II Tes 2:3-10;I Tim 4:1-3 ; II Tim 3:1-9
Yang disebut Petrus : II Pet 3:3, 5-7,10
Yang disebut Yohanes : Kitab Wahyu (Banyak Sekali)
Lain-lain : Kis 2:16-21, Yoel 2:28-32, Dan 9-12, Yudas 18, dll.

Masih banyak tanda yang Alkitab catatkan bagi kita, semuanya jelas tertulis asalkan kita mau mempelajarinya, semakin kita mempelajarinya kita akan semakin mengerti tanda mana saja yang sudah digenapi, dan mana yang belum. STT GRAPHE menyediakan pelajaran Eschatology untuk membahas tanda tanda pada akhir zaman.

Bagaimana pendapat anda tentang pengajaran A-Millenialisme? Anda setuju atau tidak?
Tidak, Dalam Kis 1: 6 dst, Tuhan menegaskan bahwa akan ada masa Kerajaan Seribu Tahun itu. Paham a-millenialisme ini muncul karna gagalnya teologi post-milenial setelah Perang dunia II.
Manusia akhirnya sadar bahwa tidak mungkin dapat mewujudkan Kerajaan seribu tahun yang damai dibawah pemerintahan manusia. Agar dapat sedikit menyelamatkan muka, Para teolog yang menganut post-milenial akhirnya menyatakan bahwa kerajaan itu hanyalah sebuah alegori, dan tidak riil, Lahirlah teologi A-millenialisme. Doktrin ini lahir oleh sistem penafsiran alegorikal. Jelas sistem ini bukanlah sistem penafsiran yang baik. Seharusnya kata-kata yang masih bisa ditafsirkan secara literal tidak boleh ditafsirkan secara alegorikal. Kecuali secara akal sehat tidak dapat ditafsirkan secara literal, misalnya kata Tuhan, “biarkanlah orang mati menguburkan orang mati,” jelas kata mati pertama adalah alegorikal karena tidak bisa diterima akal sehat jika ditafsirkan secara literal.

Friday, April 13, 2012