Saturday, December 13, 2008

BERITA MINGGUAN WAY OF LIFE

Sumber: Way of Life Ministry, Friday Church News Notes
Penerjemah: Dr. Steven E. Liauw
Graphe International Theological Seminary

ORGANISASI `FOCUS ON THE FAMILY' MENGATAKAN BAHWA PERNYATAAN-PERNYATA AN ANTI-KATOLIK ADALAH TIDAK MENGASIHI DAN BERBAHAYA BAGI PEKERJAAN KRISTUS
Bahwa Focus on the Family (FOF) adalah berbahaya secara rohani semakin jelas dari jawaban yang mereka berikan kepada seorang Kristen, yang menulis kepada mereka untuk menyuarakan keprihatinan karena Anne Rice, seorang Roma Katolik penulis novel horor, ternyata masuk dalam program radio Focus on the Family. Dalam jawaban mereka yang bertanggal 3 Desember 2008, Timothy Masters menulis artikel berikut ini atas nama Focus on the Family: "Kutipan-kutipan yang anda singgung tentang konsili Trent, walaupun memang sah jika ditinjau dari aspek theologis isu ini, toh gagal untuk mempertimbangkan, bahwa dari sudut pandang Injili sempit, hubungan yang menyelamatkan dengan Yesus Kristus adalah suatu hal yang sangat pribadi dan individuil. Dalam analisis akhir, ini bukanlah masalah keanggotaan jemaat tertentu atau orientasi doktrin....Dapat dipertahankan bahwa banyak individu Roma Katolik – termasuk Anne Rice - memiliki iman yang sangat nyata dan hidup dalam Tuhan Yesus....Juga patut untuk ditambahkan bahwa sentimen-sentimen anti-Katolik seperti yang anda ekspresikan bukan hanya tidak mengasihi dan tidak seperti Kristus. Sentimen seperti itu juga merusakkan kekayaan pengalaman Kristiani anda sendiri....Mengesam pingkan gereja Roma Katolik secara keseluruhan berarti menghilangkan lima belas abad pertama sejarah Kristen. Hal ini akan menghilangkan untuk diri kita sendiri, kontribusi–kontribus i dari pemimpin-pemimpin dan pemikir-pemikir besar seperti....Francis dari Assisi, dan Thomas Aquinas. Anda mungkin siap untuk membuang harta karun seperti mereka keluar jendela, tetapi kami tidak siap." KESIMPULAN DARI BRO. CLOUD: Pernyataan ini merefleksikan kebodohan besar tentang Alkitab dan sejarah gereja. Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa adalah tidak mungkin untuk diselamatkan di luar dari Injil sejati satu-satunya tentang kasih karunia Kristus (Galatia 1:8-9). Karena Gereja Roma Katolik mengajarkan injil yang palsu tentang sakramentalisme (contohnya, Konsili Trent yang tidak pernah dibantah atau ditarik oleh Katolik, mengutuki mereka yang mengatakan bahwa keselamatan adalah hanya melalui kasih karunia Kristus), maka tidaklah mungkin bagi seseorang untuk diselamatkan jika ia percaya apa yang Roma ajarkan. Alkitab memperingatkan kita terhadap kristus-kristus palsu, injil-injil palsu, dan roh-roh palsu (2 Kor. 11:1-4). Kristus-nya Roma adalah roti yang "dikuduskan. " Injilnya adalah sakramen-sakramenny a. Rohnya adalah yang memimpin manusia untuk berdoa kepada Maria mitologis. Mengenai Francis Assisi dan Thomas Aquinas, mereka menyembah kristus palsu milik Roma, berpaut pada injil palsunya, dan mengikuti rohnya yang palsu. Focus on the Family mungkin saja rela untuk mengikuti jejak kaki mereka, tetapi kita bersyukur kepada Allah untuk terang yang telah Ia berikan kepada hati kita yang dahulu gelap untuk memberikan kepada kita hikmat rohani untuk mengikuti jalur kebenaran dan bukannya kesalahan yang populer. Kami tidak menolak 1500 tahun sejarah gereja, tetapi Perjanjian Baru menubuatkan bahwa ada dua aliran "gereja," yang palsu dan yang benar, dan kami mengucap syukur pada Allah bahwa ia telah menunjukkan perbedaan di antara keduanya.

HATI-HATILAH TERHADAP "TWILIGHT SAGA"
Berikut ini diadaptasi dari laporan "Occultic Twilight Movie Praised by Christian Groups" oleh Caryl Matrisciana: The Twilight Saga adalah suatu seri novel oleh Stephenie Meyer yang menggambarkan hubungan romans tidak sah antara seorang perempuan belasan tahun dengan seorang vampir. Empat buku dalam seri ini telah terjual lebih dari 17 juta eksemplar, dan telah diterjemahkan ke dalam 20 bahasa, dan telah dijadikan sebuah film baru yang mencatat perolehan $70 juta dolar dalam minggu pertama. Twilight telah menjadi fenomena budaya pop yang lebih panas dari Pottermania, yang mempromosikan pesta-pesta pelepasan tengah malam, peniruan vampir, fans-fans yang terobsesi yang menyebut diri `Twi-hards,' dan menghasilkan lebih dari 350 situs fans online dengan klaim lebih dari 100 juta hit. Seri ini adalah tentang seorang remaja putri kelas 1 SMA bernama Bella yang pindah ke sebuah kota baru dan jatuh cinta pada seorang vampir yang tampan bernama Edward. Walaupun berusia 108 tahun, ia terlihat berumur 17 tahun. Ceritanya adalah mengenai ketertarikan mereka yang membiuskan satu akan yang lainnnya dan konsekuensi dari romansa antara vampir penuh nafsu dengan seorang mortal. Edward adalah anggota dari sebuah "coven" anggota-anggota keluarga vampir yang digambarkan sebagai "baik." Keduanya akhirnya melakukan hubungan seksual dan menghasilkan seorang bayi di luar nikah. Hal yang membuat syok adalah, ternyata banyak sekali orang Kristen yang tertarik akan kisah romansa yang disfungsional secara rohani ini, dan bahkan mencoba untuk menarik aplikasi Kristen dari cerita setan ini. Tidak peduli betapa hebatnya "vampir" digambarkan dalam mitologi dan fiksi, dalam Alkitab peminum darah dan makhluk-makhluk kegelapan dihakimi sebagai kekejian bagi Allah. Penyelewengan tujuan darah adalah ejekan Iblis terhadap maksud Allah agar darah menggambarkan kudusnya hidup. Alkitab mengajarkan, "Tetapi jagalah baik-baik, supaya jangan engkau memakan darahnya, sebab darah ialah nyawa...." (Ul. 12:23) dan dalam penumpahan darahlah ada pengampuan dosa. Meyer "menerima" kisah Twilight dalam sebuah mimpi pada tanggal 2 Juni 2003. Penglihatan itu memaksanya untuk mulai menuliskan cerita itu segera. Ia mengatakan bahwa ia mendapatkan mimpi lanjutan lagi setelah Twilight selesai, dan karakter vampinya, Edward, datang untuk berbicara dengannya. Novelnya yang terakhir, The Host, adalah mengenai kerasukan setan. Buku-buku dan film Twilight telah direkomendasikan oleh organisasi Kristen seperti website Christian Stay at Home Moms, Plugged In Online milik Focus on the Family, ChristianityTodayMo vies.com, dan majalah Kristen remaja milik Campus Life, Ignite Your Faith.

HUBUNGAN LANGSUNG ANTARA ABORSI DAN MASALAH KESEHATAN MENTAL
Berikut ini disadur dari "New Study Shows Direct Link," LifeNews.com, 28 Nov. 2008: "Sebuah riset baru yang menyertakan banyak kontrol dan data nasional menemukan hubungan antara aborsi dan kelainan psikiatris. Studi ini membantah laporan dari American Psychiatric Association yang dirilis bulan Agustus yang mengklaim bahwa aborsi tidak menimbulkan isu kesehatan mental bagi wanita. Tim riset menemukan bahwa aborsi yang disengaja menghasilkan peningkatan resiko sejumlah besar masalah kesehatan mental, mulai dari cemas hingga depresi hingga penyalahgunaan obat. Jumlah kasus kelainan mental meningkat sebanyak 17 persen pada wanita-wanita yang melakukan aborsi dibandingkan dengan mereka yang tidak, dan resiko tiap-tiap masalah mental meningkat hingga sebanyak 145% bagi wanita setelah aborsi....Dr. Priscilla Coleman, seorang profesor Human Development and Family Studies di Bowling Green State University, memimpin tim riset yang melaksanakan penelitian. Bersama dengan Catherine Coyle dari Edgewood College, periset Martha Shuping dan psikologi Dr. Vincent Rue, mereka mempublikasikan hasil mereka secara online pada hari ini di Journal of Psychiatric Research. Para periset menemukan bahwa wanita-wanita yang melakukan aborsi, dibandingkan dengan yang tidak, memiliki resiko 120% lebih besar untuk penyalahgunaan alkohol, baik kecanduan maupun tidak, 145% lebih besar untuk kecanduan alkohol, 79% lebih besar untuk penyalahgunaan obat, dengan atau tanpa kecanduan, dan 126% lebih besar untuk resiko kecanduan obat-obatan. Untuk kelainan mood, pengalaman aborsi meningkatkan resiko terjadinya kelainan bipolar sebayak 167%, depresi besar tanpa hirarki sebanyak 45%, dan depresi besar dengan hirarki sebanyak 48%." Alkitab mengatakan: "Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya" (Gal. 6:7).

PARA AHLI MEREKOMENDASIKAN MEMBUANG TELEVISI
Sebuah studi baru sekuler menyimpulkan bahwa pemaparan (terekspos) luas terhadap media pop melalui televisi, internet, video dan MP3 player, adalah berbahaya bagi anak-anak. Studi tersebut, yang menganalisa 173 karya tulis riset, menemukan bahwa sebagian besar setuju bahwa pemaparan luas "meningkatkan resiko bahaya, termasuk obesitas; merokok, seks, pemakaian obat terlarang dan alkohol, sulit berkonsentrasi dan nilai yang jelek" ("Report: Mass Media Harms Kids, USA Today, 1 Des. 2008). Artikel di USA Today mengatakan bahwa "para ahli" menasihatkan para orang tua untuk "mempertimbangkan membuang program cable atau TV sama sekali," untuk tidak membiarkan anak-anak memiliki komputer, TV, atau media lain di kamar tidur mereka, dan untuk tidak percaya akan sistem rating film-film, dan untuk memberikan batasan bagi anak-anak mengenai penggunaan berbagai peralatan media. Alkitab mengatakan, "Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu" (Ams. 22:6), dan "Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik" (1 Kor. 15:33).

RICK WARREN MENGATAKAN COBALAH YESUS UNTUK 60 HARI
Berikut ini disadur dari A Little Leaven, 4 Des. 2008: "Penampilan Rick Warren tanggal 4 Des. 2008 di acara Hannity and Colmes adalah setengah bagus dan setengah jelek. Kami memberikan sedikit nilai positif karena ia tidak mengalah dalam masalah Yesus sebagai satu-satunya jalan. Tetapi, sekali lagi Warren membungkuk dalam-dalam dalam usahanya untuk menghilangkan sedikitpun bau tidak menyenangkan dari salib dengan cara meminta Alan Colmes untuk memberikan Yesus masa percobaan 60 hari dan `coba lihat apakah Yesus tidak akan mengubah hidupmu.' Warren, sama seperti sales mobil yang payah, mencoba untuk menjual Injil dengan memaparkan keunggulan-keunggul an Injil dalam bentuk poin-poin presentasi. Sekali lagi Warren melompati isu tentang dosa manusia dan pemberontakan terhadap Allah dan ia tidak memanggil orang kepada pertobatan dan iman dalam Yesus Kristus, malah ia meminta agar orang yang tidak percaya `memberi Yesus 60 hari masa percobaan,' dan mengklaim bahwa `jika Yesus tidak mengubah hidupmu maka anda boleh memperoleh uang kembali.' Bisakah kita melakukan recall terhadap Rick Warren? Kami (orang Kristen sejati) menginginkan wakil yang lain. Kami mau diwakili oleh seseorang yang tidak malu akan Injil and yang akan dengan berani menyatakan penghukuman atas dosa manusia, yang memanggil manusia kepada pertobatan dan menayangkan kematian Yesus Kristus di atas salib untuk pengampunan dosa. Pendekatan Warren yang `seeker-sensitive, ' lembek, dan tidak-ofensif untuk `menjual' kekristenan sungguhlah memalukan."

LIDAH BURUNG PEMATUK YANG LUAR BIASA
Berikut ini disadur dari Creation Moments, http://www.creation moments.com/ radio/transcript .php?t=2205: "Ciptaan yang indah di dalam mana kita hidup, bukan hanya dipenuhi oleh berbagai kesaksian akan hikmat Allah, juga diisi dengan desain-desain spesial, yang menyangkali kemungkinan semuanya berasal dari evolusi buta. Perhatikan burung pematuk. Lidahnya dapat menjulur memanjang tiga hingga lima kali panjang normalnya agar dapat menjangkau serangga-serangga dari pohon. Dari semua kemungkinan tempat, ternyata lidahnya berakar di hidung kanannya. Lidah itu lalu masuk ke belakang, dan bercabang dua, mengelilingi kepalanya yaitu diantara tulang kepala dan kulitnya, lalu melewati kedua sisi tulang lehernya, dan naik melalui rahang bawah dan keluar dari paruhnya. Konfigurasi ini memberikan burung pematuk lidah yang cukup panjang yang dapat menjulur cukup jauh sehingga dapat melakukan tugas kontrol serangga di pohon-pohon! Bagaimanakah itu bisa terjadi melalui permainan dadu evolusi yang buta?"

No comments: